CNN Indonesia
Jumat, 02 Jan 2026 16:54 WIB
36.473 kendaraan kembali ke Jakarta via MBZ awal tahun 2026. (Arsip PT. JCC)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 36.473 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur melalui Ruas Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada awal tahun baru, Kamis (1/1), berdasarkan data pantauan lalu lintas harian.
"Terjadi peningkatan signifikan pada pergerakan kendaraan yang kembali ke arah Jakarta tepat tahun baru kemarin," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Desti Anggraeni di Bekasi, Jumat (2/1), dikutip dari Antara.
Desti mengatakan peningkatan volume kendaraan yang kembali ke Jakarta pada periode tersebut mencapai 65,24 persen dibandingkan lalu lintas normal, yakni sebanyak 22.073 kendaraan. Hal itu menunjukkan mulai meningkatnya arus balik masyarakat setelah merayakan libur tahun baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 30.772 kendaraan atau meningkat 26,46 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 24.334 kendaraan.
"Mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar Jakarta pada hari pertama tahun baru 2026 relatif lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan yang kembali ke Jakarta," ujar Desti.
Pihak JCC mencatat total volume kendaraan pada dua arah yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada 1 Januari 2026 sebanyak 67.245 kendaraan atau mengalami kenaikan sebesar 44,9 persen dari kondisi lalu lintas normal yakni 46.407 kendaraan.
"Data tersebut menunjukkan bahwa arus kendaraan yang menuju Jakarta lebih dominan dibandingkan arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada hari pertama tahun baru 2026," ucap Desti.
Sementara itu, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo mengimbau pengendara yang melintasi Tol Trans Jawa termasuk Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan guna mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya saat berkendara di tengah hujan.
"Tetap waspada terlebih saat hujan karena dapat mempengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Semoga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan," kata Ria.
(antara/har)

3 hours ago
3

















































