4 Terduga Pelaku Siram Air Keras Andrie Kabur ke Kalibata hingga Bogor

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut empat terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus langsung kabur ke lokasi berbeda usai melakukan aksinya.

Dalam aksi tersebut keempat terduga pelaku itu menggunakan dua sepeda motor berbeda. Dua orang yang menyiram air keras ke Andrie, dua orang lainnya membuntuti korban.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan temuan itu berdasarkan hasil analisa dari rekaman CCTV yang telah disita penyidik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasca kejadian juga tim kami melakukan penelusuran terhadap para terduga pelaku melakukan pelarian ke arah yang berbeda dari dua tim," kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3).

Iman membeberkan dari dua motor itu, satu di antaranya langsung kabur dari lokasi kejadian dengan melawan arus di Jalan Salemba Raya menuju Senen. Kemudian, dari Senen langsung bergerak ke Jalan Kramat Raya dan menuju ke Tugu Tani.

"Dan dari Tugu Tani selanjutnya bergerak ke arah Stasiun Gondangdia. Nah, dari Gondangdia ini menuju wilayah Jakarta Selatan," ujarnya.

Sedangkan untuk satu motor lainnya, dari lokasi kejadian mereka langsung kabur menuju ke Jalan Pramuka Sari 2 menuju ke Matraman.

"Dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara, selanjutnya ke Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur," ucap Iman.

Masih berdasarkan rekaman CCTV, Iman menyebut salah satu pelaku terlihat sempat mengganti pakaian di tengah upaya pelarian tersebut.

"Dari rekaman CCTV tersebut yang kami padukan dengan pengolahan digital terhadap alat komunikasi, setelah kejadian salah satu pelaku diduga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan dalam pelariannya. Dan hasil analisa alat komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

Pasca peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

Dimas turut mengungkap ciri-ciri dari terduga pelaku yang pertama mengenakan kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm berwarna hitam.

Sementara, pelaku kedua yakni penumpang menggunakan penutup wajah atau masker menyerupai 'buf' berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos berwarna biru tua, dan celana panjang berwarna biru yang dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.

(fra/dis/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|