Ligaolahraga.com -
Berita Sepak Bola: Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, kembali melancarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino setelah FIFA membatalkan rencana membentuk perusahaan baru untuk mengelola hak komersial dan tiket seluruh kompetisinya. Ceferin menilai proposal tersebut berbahaya bagi sepak bola karena membuka peluang sebagian kepemilikan bisnis Piala Dunia diberikan kepada investor swasta.
Awal bulan ini, FIFA menghentikan rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), perusahaan yang sebelumnya diproyeksikan menangani hak komersial dan penjualan tiket kompetisi FIFA. Dalam proposal tersebut, 21 persen perusahaan akan dijual kepada perusahaan investasi swasta, yang kemudian memicu penolakan keras dari UEFA.
UEFA memimpin perlawanan terhadap rencana tersebut dan anggotanya bahkan sempat menyatakan kesiapan memboikot Piala Dunia jika proposal itu tetap dijalankan. Sejak saat itu, hubungan antara organisasi sepak bola Eropa dan FIFA semakin memanas, dengan UEFA menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino.
"Saya pikir rencana ini bahkan lebih buruk daripada rencana Super League," kata Aleksander Ceferin dalam podcast The Rest is Politics. Menurutnya, proyek Super League memang berpotensi merusak sepak bola karena sejumlah klub besar ingin membuat kompetisi sendiri, tetapi rencana FIFA dinilai membawa persoalan yang jauh lebih serius.
"Klub-klub yang sangat penting ingin membuat liga mereka sendiri, yang salah dan akan menghancurkan sepak bola. Namun dalam kasus ini, sepak bola secara harfiah akan dijual," ujar Ceferin. Ia menegaskan UEFA tidak akan membiarkan rencana tersebut diwujudkan apabila proposal serupa kembali diajukan.
Ceferin juga yakin proposal tersebut sudah benar-benar berakhir. "Saya benar-benar yakin rencana itu sudah mati. Sulit membayangkan orang seperti apa yang akan menjual olahraga yang menjadi milik semua orang. Kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi," tegasnya.
European Super League sendiri merupakan proyek kompetisi tandingan Liga Champions yang melibatkan rencana 20 klub elite Eropa. Namun, proyek tersebut runtuh hanya beberapa hari setelah diumumkan pada April 2021 akibat penolakan luas dari suporter, klub, federasi, serta berbagai pihak dalam sepak bola Eropa.
Ceferin mengungkapkan UEFA sebelumnya tidak mengetahui rencana Infantino tersebut. Ia bahkan mengaku mengetahui proposal itu melalui pemberitaan media ketika sedang berlibur bersama keluarganya. Menurut Ceferin, Infantino juga belum menghubunginya sejak kontroversi mengenai rencana tersebut mencuat.
"Dia tidak menghubungi saya sejak hal ini terjadi," kata Ceferin. Ia kemudian menyinggung narasi yang menurutnya digunakan FIFA untuk menggambarkan Eropa sebagai pihak yang terlalu kaya dan tidak peduli terhadap negara-negara kecil dalam sepak bola.
Namun, Ceferin menilai narasi tersebut mengabaikan hubungan panjang Infantino dengan sepak bola Eropa. "Saya pikir seseorang harus mengingatkannya bahwa dia adalah orang Eropa, dan bahwa dia didukung UEFA, sesuatu yang dia lupakan," ujar Ceferin.
Infantino sendiri diketahui pernah bekerja selama 16 tahun di UEFA dan bahkan menjabat sebagai sekretaris jenderal sebelum terpilih menjadi Presiden FIFA. Dalam beberapa waktu terakhir, pria asal Swiss tersebut aktif melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk mencari dukungan publik di tengah tekanan terhadap kepemimpinannya.
Pada Sabtu (22/8/2026), Infantino bertemu dengan anggota Caribbean Football Union di Republik Dominika. Sehari kemudian, ia menghadiri E-Sports World Cup di Paris, sebuah acara yang turut dihadiri Presiden Prancis Emmanuel Macron, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dan penyerang Portugal Cristiano Ronaldo.
Konflik antara UEFA dan FIFA kini memasuki fase yang semakin terbuka. Kritik Aleksander Ceferin menunjukkan bahwa persoalan tersebut tidak hanya menyangkut rencana komersial FIFA, tetapi juga kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino serta arah tata kelola sepak bola dunia.
Artikel Tag: uefa, fifa, gianni infantino, piala dunia, aleksander ceferin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/aleksander-ceferin-kritik-infantino-soal-rencana-penjualan-piala-dunia

















































