Ligaolahraga.com -
Juara dunia kelas bulu unifikasi Amanda Serrano berpeluang mencatat sejarah baru dalam dunia tinju putri.
Ia akan mempertahankan gelar WBA dan WBO melawan penantang asal Argentina, Lucrecia Manzur, pada 21 Agustus mendatang di Pechanga Resort Casino, Temecula, California.
Pertarungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempertahankan gelar dunia, tetapi juga kesempatan bagi Amanda Serrano untuk memecahkan rekor knockout terbanyak dalam sejarah tinju putri.
Saat ini petinju asal Puerto Rico itu telah mengoleksi 32 kemenangan KO, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang legenda tinju Amerika Serikat, Christy Martin.
Laga tersebut juga akan mencatat sejarah sebagai pertarungan perebutan gelar juara dunia pertama yang disiarkan secara langsung melalui TikTok LIVE.
Siaran ini merupakan hasil kerja sama antara Most Valuable Promotions (MVP) dan TikTok untuk menghadirkan pertandingan tinju kepada audiens yang lebih luas melalui platform media sosial.
Duel akan berlangsung dalam format 12 ronde dengan durasi dua menit setiap ronde.
Amanda Serrano menyamai rekor Martin pada Mei lalu setelah menghentikan Cheyenne Hanson di ronde kedua.
Juara dunia tujuh divisi itu sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa 2026 kemungkinan menjadi tahun terakhir dalam karier profesionalnya. Namun sebelum pensiun, ia bertekad memecahkan rekor knockout tersebut.
"Saya mendedikasikan karier ini untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi tinju putri dan membawa olahraga kami ke panggung terbesar. Menjadi laga perebutan gelar dunia pertama di TikTok sangat berarti bagi saya. Tinju putri layak disaksikan sebanyak mungkin orang di seluruh dunia, dan kerja sama ini memberi kesempatan memperkenalkan olahraga kami kepada audiens global dengan cara yang benar-benar baru," ujar Serrano.
Petinju berusia 37 tahun itu menambahkan bahwa pertarungan melawan Manzur juga menjadi peluang untuk mengukir sejarah bagi Puerto Rico sekaligus mempertahankan gelar juara dunia yang dimilikinya.
Di sisi lain, Manzur datang dengan kepercayaan diri tinggi. Petinju berusia 27 tahun tersebut memiliki rekor 14 kemenangan dan empat kekalahan, termasuk tujuh kemenangan KO.
Setelah sempat mengalami periode sulit pada 2023, ia bangkit dengan meraih lima kemenangan beruntun dan kini menempati peringkat kedua versi WBO.
Pertarungan melawan Serrano akan menjadi debut Manzur di Amerika Serikat sekaligus ujian terbesar sepanjang karier profesionalnya sejak memulai kiprah di dunia tinju pada 2020.
"Saya sudah lama menunggu kesempatan ini. Sejak mulai bertinju, saya bermimpi memperebutkan gelar dunia, dan kini kesempatan itu datang melawan salah satu ikon terbesar olahraga ini, Amanda Serrano. Saya sangat menghormati semua pencapaiannya, tetapi ketika kami berada di atas ring, fokus saya hanya satu, yaitu menang. Saya yakin dengan persiapan dan kemampuan yang saya miliki," kata Manzur.
Amanda Serrano sebelumnya mengungkapkan keinginannya menjalani pertarungan terakhir di Puerto Rico atau New York.
Namun, ia mengaku tidak ingin melewatkan kesempatan tampil dalam laga yang juga menjadi tonggak sejarah sebagai perebutan gelar dunia pertama yang disiarkan melalui TikTok.
Pendiri Most Valuable Promotions, Jake Paul dan Nakisa Bidarian, menilai kolaborasi dengan TikTok merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan olahraga tinju, khususnya kepada generasi muda.
Menurut mereka, Amanda Serrano adalah sosok yang tepat untuk memimpin ajang bersejarah tersebut, sekaligus berpeluang menjadi pemegang rekor knockout terbanyak sepanjang sejarah tinju putri.
Selain laga utama Serrano melawan Manzur, kartu pertandingan juga akan menampilkan petinju Olimpiade Amerika Serikat Jahmal Harvey, petinju Brasil Jully Poca, serta debut promosi petinju tak terkalahkan Iyana "Roxy" Verduzco.
Artikel Tag: amanda serrano
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/amanda-serrano-bidik-rekor-ko-wanita-saat-pertahankan-gelar-di-tiktok-live


















































