Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Arthur Fils menyempurnakan kiprah gemilangnya di Cincinnati Open musim 2026 dengan kemenangan dalam laga final yang penuh pasang surut sekaligus meraih gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini.
Petenis berusia 22 tahun bangkit dengan luar biasa setelah petenis unggulan ke-17, Tiafoe — yang mendapat dukungan publik tuan rumah — sempat memberikan perlawanan sengit di tengah final Cincinnati Open.
Petenis berkebangsaan Prancis akhirnya menang dengan 6-3, 1-6, 6-0 ataas Tiafoe di final Cincinnati Open dan mengamankan gelar Masters untuk kali pertama dalam kariernya. Ia berhasil memanfaatkan empat dari delapan peluang break point yang ia ciptakan dan mendominasi set penentu, sekaligus mengakhiri penantian 12 musim Prancis untuk memiliki juara turnamen Masters 1000.
"Wow, rasanya luar biasa. Sungguh luar biasa," seru Fils. "Ada begitu banyak latihan, berbagai hal yang dilalui, dan banyak pengorbanan. Juga cedera. Bisa memenangkan gelar seperti ini sangat berarti bagi saya."
Petenis unggulan ke-21 tiba di Cincinnati musim ini setelah lolos ke semifinal turnamen Masters 1000 musim ini di Miami dan Madrid. Ia tampak bertekad untuk tidak kembali gagal di tahap krusial pada panggung besar di Lindner Family Tennis Center, Cincinnati.
Setelah menaklukkan petenis peringkat 10 dunia, Flavio Cobolli di semifinal, ia mengerahkan pukulan forehand keras andalan dengan sangat efektif di set pertama dan ketiga saat melawan Tiafoe. Berkat kemenangan tersebut, ia menjadi petenis putra kedua kelahiran tahun 2004 atau setelahnya yang berhasil memenangkan gelar Masters, menyusul Jakub Mensik di Miami musim 2025.
"Pertandingan itu berat karena saya mengawali dengan sangat meyakinkan, tetapi kemudian kehilangan fokus sedikit di set kedua," lanjut Fils yang kini unggul 2-0 dalam head to head 2-0 melawan Tiafoe.
"Ia bermain dengan luar biasa dan terus menekan saya. Saya sempat berbicara sejenak pada diri sendiri saat berada di toilet. Saya menatap cermin dan berkata, 'Kawan, kalaupun harus kalah, kondisimu tidak akan jadi lebih buruk. Jadi, kamu harus berjuang dan mencari jalan keluarnya’. Pelatih saya juga memberikan beberapa masukan dan inilah hasilnya."
Dengan mencatatkan 32-10 pada musim, peringkat petenis berkebangsaan Prancis naik posisi kelima dalam klasemen sementara menuju ATP Finals di Turin berkat performanya di Cincinnati, sebuah pencapaian gelar juara yang diraih petenis berkebangsaan Prancis di turnamen Masters 1000 untuk pertama kalinya sejak Jo Wilfried Tsonga menjadi juara di Toronto musim 2014. Posisinya tersebut semakin mengesankan mengingat ia melewatkan seluruh rangkaian turnamen di Australia serta French Open akibat cedera.
Berkat kemenangan di Cincinnati musim ini, Fils juga telah melangkah maju secara signifikan dalam upayanya menembus peringkat 10 besar untuk kali pertama dalam kariernya. Pada hari Senin (24/8), peringkatnya naik sepuluh peringkat ke peringkat 11 dunia — peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini — dan hanya tertinggal 335 poin dari petenis peringkat 10 dunia, Taylor Fritz. Di US Open mendatang, ia tidak memiliki poin untuk dipertahankan karena ia melewatkan edisi musim lalu akibat cedera punggung.
Artikel Tag: us open, cincinnati open, frances tiafoe, arthur fils
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/atasi-frances-tiafoe-arthur-fils-sabet-gelar-masters-pertama-di-cincinnati

















































