China Siap Lanjutkan Dominasi di Kejuaraan Asia Junior 2026

6 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Jika kedalaman skuad menjadi tolok ukur keberhasilan, maka juara bertahan China tampaknya berada di posisi yang tepat untuk melanjutkan dominasi mereka saat ajang beregu Kejuaraan Asia Junior 2026 dimulai pada hari Jumat. 

Tim yang telah sepuluh kali menjadi juara ini berambisi meraih gelar ke-11—sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak 2006—sekaligus gelar ketiga secara berturut-turut setelah memenangi dua edisi terakhir. Namun, tuan rumah Jepang siap menghadang langkah mereka, sehingga menjanjikan pertarungan sengit antara dua kekuatan besar bulu tangkis Asia.

China dan Jepang tergabung dalam Grup B bersama Uni Emirat Arab dan Sri Lanka; pertemuan antara kedua tim ini diperkirakan akan menentukan juara grup sekaligus berpotensi memengaruhi peta persaingan di babak gugur.

Kekuatan Tiongkok terletak pada kedalaman skuadnya, dengan bintang tunggal putra Luo Jing Yu, Xu Jining, dan Hong Tianyu sebagai ujung tombak, sementara juara bertahan tunggal putri junior Asia Yin Yi Qing dan peraih medali perak tahun 2025 Liu Si Ya menjadi kekuatan tangguh di sektor putri.

Yin, yang merebut gelar juara junior Asia di Surakarta tahun lalu, melanjutkan kiprah gemilangnya dengan memenangkan gelar Dutch Junior International di awal musim ini.

Bersamanya, Liu Si Ya menjadi senjata ampuh lainnya bagi Tiongkok; peraih posisi *runner-up* Kejuaraan Junior Asia 2025 ini memainkan peran krusial dalam keberhasilan Tiongkok di Kejuaraan Beregu Campuran Junior Dunia tahun lalu.

Dengan kehadiran kedua pemain ini, Tiongkok memiliki keleluasaan untuk merotasi pilihan pemain tunggal putri mereka di bawah sistem poin estafet yang baru.

Namun, Jepang juga bertekad memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah, dengan mengandalkan harapan di sektor tunggal putra, Shunki Hagiwara, dan unggulan pertama tunggal putri, Yuzuno Watanabe. Tuan rumah berambisi merebut kembali gelar yang terakhir mereka menangkan pada tahun 2023 serta mengamankan gelar juara ketiga kalinya sejak kompetisi beregu campuran diperkenalkan pada tahun 2006.

Watanabe merupakan salah satu bintang yang mencuri perhatian di Kejuaraan Junior Dunia 2025 setelah secara mengejutkan mengalahkan juara bertahan Xu Wenjing dari Tiongkok, dan ia berhasil mempertahankan momentum tersebut hingga tahun 2026. Persaingan keduanya bisa menjadi penentu saat Tiongkok dan Jepang bertemu di fase grup, dalam laga yang diprediksi akan menjadi pertandingan paling bergengsi di pekan pembuka.

Thailand, *runner-up* tahun 2025, memimpin Grup A bersama Hong Kong China dan Singapura, sementara Grup C dihuni oleh India, Chinese Taipei, Kazakhstan, dan Filipina.

Grup D menjanjikan persaingan sengit, di mana mantan juara Malaysia dan Indonesia tergabung bersama Korea Selatan dan Macau China dalam grup yang oleh banyak pihak dianggap sebagai "Grup Neraka" turnamen ini.

Kompetisi beregu campuran ini menggunakan format poin estafet baru dari Badminton Asia, di mana setiap pertandingan dimainkan dalam tiga set dengan total 55 poin. Setelah fase *round-robin* pada 26-28 Juni, dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke perempat final, sementara semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada 29 dan 30 Juni.

Artikel Tag: jepang, tiongkok, kejuaraan asia junior 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/china-siap-lanjutkan-dominasi-di-kejuaraan-asia-junior-2026

Read Entire Article
International | Politik|