Damian Vidagany Sebut Aturan Finansial Tak Adil bagi Aston Villa

5 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

​Berita Liga Inggris: Damian Vidagany menegaskan bahwa aturan finansial yang membatasi Aston Villa memang terasa tidak adil, tetapi tidak akan menghentikan perkembangan klub baik di dalam maupun luar lapangan. Ia menyoroti bagaimana regulasi saat ini membuat Villa sulit bersaing secara finansial dengan klub besar seperti Chelsea dan Manchester City.

Aston Villa memang masih mengejar ketertinggalan dari sisi pendapatan sejak kembali ke Premier League pada 2019. Meski pemilik klub, Nassef Sawiris dan Wes Edens, telah menginvestasikan dana besar, kemampuan belanja tetap dibatasi oleh aturan seperti Profit and Sustainability Rules (PSR) dan UEFA Squad Cost Rules (SCR).

Ke depan, Premier League juga akan menerapkan model serupa UEFA yang membatasi pengeluaran klub berdasarkan persentase pendapatan. Untuk Aston Villa, batas tersebut diperkirakan berada di angka 70 persen karena mereka terus berkompetisi di Eropa dalam beberapa musim terakhir.

Dalam pernyataannya, Vidagany mengakui pentingnya kontrol finansial untuk mencegah kebangkrutan klub, tetapi menilai sistem yang ada saat ini masih memiliki kelemahan mendasar. “Saya tidak menentang kontrol finansial secara umum, untuk mencegah kebangkrutan klub. Di Spanyol, ada contoh klub yang menghabiskan banyak uang, tetapi ketika pemiliknya pergi, klub itu bangkrut dan tidak pernah pulih,” ujarnya.

Namun, ia menilai bahwa menjadikan pendapatan sebagai satu-satunya tolok ukur kemampuan klub adalah pendekatan yang tidak sepenuhnya adil. “Pendapatan tidak seharusnya menjadi satu-satunya faktor untuk menentukan kapasitas klub. Ada banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan,” lanjutnya.

Damian Vidagany bahkan membandingkan sistem tersebut dengan pajak flat yang tidak mempertimbangkan kondisi individu. “Bagi saya, menetapkan persentase tetap untuk biaya skuad itu tidak adil. Itu seperti menerapkan pajak yang sama untuk semua orang tanpa melihat penghasilan mereka,” tegasnya.

Meski menghadapi keterbatasan tersebut, ia menegaskan bahwa Aston Villa tetap menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. “Kami tahu harus bekerja lebih keras untuk mematuhi aturan ini. Tapi meskipun sulit, klub ini tidak berhenti berkembang, baik di dalam maupun luar lapangan,” katanya. Ia juga menyoroti kemajuan infrastruktur klub, termasuk peningkatan stadion dan rencana pembangunan tribun baru sebagai bukti pertumbuhan berkelanjutan.

Vidagany menambahkan bahwa perjalanan Aston Villa dalam beberapa tahun terakhir terasa sangat cepat, terutama dengan keberhasilan mereka kembali bersaing di kompetisi Eropa. “Aturan finansial ini memang sulit, terutama bagi klub yang ingin bersaing di puncak. Klub besar seperti City dan Chelsea pernah berkembang tanpa batasan seperti ini, tetapi kami tetap yakin bisa berkembang meski dengan aturan yang ada,” tutupnya.

Artikel Tag: aston villa, damian vidagany

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/damian-vidagany-sebut-aturan-finansial-tak-adil-bagi-aston-villa

Read Entire Article
International | Politik|