Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Didier Deschamps meminta Prancis tetap waspada saat menghadapi Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Ahad (5/7/2026) pukul 04.00 WIB di Philadelphia Stadium, Philadelphia. Pelatih Les Bleus itu menegaskan keberhasilan Paraguay melaju sejauh ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan berkat kualitas yang mereka miliki.
Paraguay menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Jerman melalui adu penalti pada babak 32 besar. Sebelumnya, mereka juga berhasil lolos dari fase grup sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik setelah bersaing dengan Amerika Serikat, Australia, dan Turkiye.
Dalam konferensi pers pada Jumat, Didier Deschamps menepis anggapan bahwa keberhasilan Paraguay hanya didorong permainan keras atau agresif. Menurutnya, wakil Amerika Selatan itu memiliki organisasi permainan yang sangat baik serta sejumlah pemain berkualitas.
"Paraguay tidak muncul begitu saja. Seperti semua tim Amerika Selatan, mereka memiliki semangat juang yang besar. Namun, pertandingan tidak dimenangkan hanya karena agresivitas," ujar Deschamps.
"Mereka adalah tim yang sangat memahami cara bermain sepak bola. Mereka memiliki pemain-pemain bagus seperti [Julio] Enciso dan [Miguel] Almiron. Mereka saling mengenal dengan baik dan melakukan banyak hal dengan benar. Itu bukan satu-satunya kekuatan mereka," lanjutnya.
Deschamps juga menegaskan keberhasilan Prancis tidak hanya bergantung pada ketajaman Kylian Mbappe yang telah mencetak enam gol di turnamen ini. Menurutnya, keseimbangan permainan Les Bleus justru dibangun dari kerja sama antarlini, terutama peran penting para gelandang.
"Kami sering membicarakan lini depan karena kami mencetak banyak gol. Namun, di antara lini belakang dan lini depan ada lini tengah. Baik Aurélien Tchouameni, Adrien Rabiot, maupun Manu Koné memberikan keseimbangan dan tekanan. Anda tidak bisa memisahkan setiap lini. Ini seperti sebuah puzzle yang harus saling terhubung," kata Deschamps.
Pertandingan melawan Paraguay juga membangkitkan kenangan manis bagi Didier Deschamps. Ia merupakan bagian dari skuad Prancis yang mengalahkan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 lewat gol emas Laurent Blanc, sebelum akhirnya menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.
"Para pemain saya bahkan belum lahir saat itu, tetapi saya masih mengingatnya. Itu adalah momen penting bagi saya dan bagi Prancis. Pertandingannya sangat sulit dan menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia. Sekarang kami menghadapi pertandingan yang berbeda, tetapi kualitas Paraguay tetap sama," tutur Deschamps.
Artikel Tag: prancis, didier deschamps, piala dunia, paraguay, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/didier-deschamps-minta-prancis-tak-remehkan-paraguay


















































