Ligaolahraga.com -
Berita Golf - Jordan Spieth akhirnya menemukan kembali kepercayaan dirinya di tengah periode panjang tanpa gelar. Mantan juara tiga major tersebut mengawali FedEx St. Jude Championship 2026 dengan performa meyakinkan di TPC Southwind, Memphis.
Spieth mencatat skor 5 under par pada putaran pertama. Hasil tersebut menempatkannya di posisi teratas bersama Michael Thorbjornsen, Kurt Kitayama, Jake Knapp dan Michael Kim.
Awal permainan Spieth sebenarnya berlangsung cukup tenang. Ia melewati delapan hole pertama tanpa birdie, tetapi juga berhasil menghindari bogey. Kesabaran tersebut mulai membuahkan hasil ketika ia mencatat birdie di hole kesembilan.
Permainannya kemudian semakin tajam. Spieth menghasilkan empat birdie dalam rentang lima hole, mulai dari hole ke-11 hingga ke-15. Setelah itu, ia menutup ronde dengan tiga par berturut turut untuk menyelesaikan permainan tanpa satu pun bogey.
Penampilan tersebut terasa semakin penting karena Spieth datang ke Memphis dalam posisi yang belum aman untuk melanjutkan perjalanan di FedExCup Playoffs. Ia mengawali turnamen di peringkat ke-54 klasemen FedExCup, sementara hanya 50 pegolf terbaik yang berhak lolos ke BMW Championship pekan berikutnya.
Namun, situasi tersebut tidak membuat Spieth terbebani. Pegolf yang telah mengoleksi 13 kemenangan PGA Tour itu justru mengaku berada dalam kondisi mental yang jauh lebih baik dibandingkan dua musim terakhir.
"Saya hanya mencoba menjalani pekan ini dengan sabar dan tidak terlalu reaktif. Saya ingin menyederhanakan semuanya, fokus mencoba memenangkan turnamen dan tidak memikirkan hal lain," ujar Spieth.
Ia bahkan merasa kualitas permainannya saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun terakhir, terlepas dari hasil yang tercatat di papan klasemen.
"Saya tahu bahwa permainan saya sekarang jauh lebih baik dibandingkan dalam waktu yang sangat lama. Saya terus mempercayai hal itu. Jika skor rendah datang, bagus. Jika tidak, keyakinan tersebut tidak berubah," katanya.
Kepercayaan diri itu menjadi modal penting bagi Spieth yang terakhir kali memenangkan turnamen PGA Tour pada April 2022. Sementara untuk gelar major, kemenangan terakhirnya terjadi di The Open Championship 2017.
Dengan masih tersisa 54 hole, perjalanan menuju kemenangan tentu masih panjang. Namun, penampilan di putaran pertama memberikan sinyal positif bahwa Spieth kembali menemukan permainan terbaiknya.
Menariknya, Jordan Spieth juga tidak ingin menjadikan hasil di Memphis sebagai satu satunya ukuran. Ia meyakini musim 2027 bisa menjadi periode yang jauh lebih baik apabila performanya terus berkembang.
"Kalau semuanya berjalan sesuai harapan, tentu bagus. Kalau tidak, saya tahu tahun depan akan menjadi tahun yang luar biasa bagi saya. Itu membuat saya tidak terlalu terbebani pekan ini," ujarnya.
Artikel Tag: jordan spieth, pga tour, bmw championship, fedex cup, fedex st. jude, tpc southwind, michael kim, jake knapp
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jordan-spieth-pimpin-persaingan-di-fedex-st-jude-akhiri-paceklik-gelar


















































