Ligaolahraga.com -
Kuala Lumpur - Pemain tunggal putra profesional Malaysia, Lee Zii Jia, siap menggunakan Piala Thomas 2026 mendatang di Denmark sebagai platform kunci untuk membangkitkan kembali performanya dan membangun kembali peringkat dunianya setelah periode sulit yang ditandai dengan cedera dan hasil yang tidak konsisten.
Di bawah bimbingan pelatihnya, Liew Daren, sebuah peta jalan yang jelas telah disusun bagi peraih medali perunggu Olimpiade 2024 ini untuk kembali ke jajaran teratas dunia setelah ajang beregu di Horsens, yang dijadwalkan dari 24 April hingga 3 Mei.
Membangun Kembali Peringkat Menjadi Prioritas Utama Saat ini berada di luar peringkat 80 besar, Lee Zii Jia menghadapi jalan yang sulit untuk kembali ke kompetisi elit.
Peringkatnya telah turun secara signifikan karena partisipasi turnamen yang terbatas selama setahun terakhir, sebagian besar disebabkan oleh cedera pergelangan kaki dan punggung.
Menurut Liew Daren, tujuan jangka pendeknya sederhana — untuk kembali setidaknya ke peringkat 30 dunia, ambang batas yang akan memungkinkan Zii Jia untuk kembali mengikuti turnamen tingkat yang lebih tinggi seperti Super 300 dan Super 500.
“Kami sudah memiliki rencana,” kata Daren.
“Namun dengan peringkatnya saat ini, sulit baginya untuk lolos ke turnamen besar. Kami akan fokus pada ajang yang memenuhi syarat untuknya dan membangun dari sana.”
Saat ini, Lee Zii Jia tidak dapat langsung mengikuti sebagian besar turnamen BWF World Tour di atas level Super 300, termasuk Malaysia Masters (Super 500) bulan depan.
Dalam turnamen-turnamen terakhir seperti Swiss Open dan Orleans Masters, ia diharuskan untuk memulai dari babak kualifikasi.
Pentingnya Pertandingan Awal di Piala Thomas Salah satu strategi kunci yang digariskan oleh tim pelatihnya adalah memastikan Zii Jia mendapatkan pengalaman bertanding sejak dini selama Piala Thomas.
Dengan minimnya pertandingan kompetitif musim ini, mengembalikan ketajaman permainan menjadi prioritas utama. Daren menekankan pentingnya menurunkan Zii Jia ke lapangan sedini mungkin selama ajang beregu.
“Saya ingin dia bermain di pertandingan-pertandingan awal. Dia belum cukup banyak mengikuti turnamen akhir-akhir ini, jadi penting baginya untuk menemukan ritme permainannya kembali,” jelas Daren.
Namun, keputusan akhir mengenai pemilihan pemain untuk pertandingan akan bergantung pada diskusi di dalam jajaran pelatih nasional saat Malaysia mempersiapkan susunan pemainnya untuk setiap pertandingan.
Kepercayaan Diri dan Konsistensi Tetap Menjadi Tantangan Utama
Selain peringkat dan kebugaran pertandingan, membangun kembali kepercayaan diri adalah fokus utama lainnya bagi Lee Zii Jia dan timnya.
Pemain berusia 28 tahun ini mengalami kesulitan dengan tersingkir di babak awal dalam lima dari enam turnamen musim ini, termasuk kekalahan di babak kualifikasi di Orleans Masters.
“Bukan hanya saya — seluruh tim bekerja untuk mendukungnya,” kata Daren.
“Ketika Anda mengalami cedera dan kekalahan, kepercayaan diri secara alami menurun. Tugas kami adalah membantunya mendapatkan kembali kepercayaan diri itu.”
Tim pelatih menerapkan pendekatan holistik, yang tidak hanya berfokus pada kesiapan fisik tetapi juga pada ketahanan mental.
Kebugaran Berkembang ke Arah yang Tepat
Namun demikian, ada tanda-tanda yang menggembirakan dari segi fisik. Daren mengkonfirmasi bahwa cedera pergelangan kaki dan tendon Achilles Zii Jia telah sembuh total, sehingga ia dapat melanjutkan latihan penuh tanpa batasan.
“Dia belum 100 persen pulih, tetapi sekarang sudah sekitar 70 hingga 80 persen. Kami meningkatkan intensitas latihan secara bertahap, dan tujuannya adalah agar dia sepenuhnya siap saat kami tiba di Denmark,” katanya.
Peningkatan intensitas latihan secara bertahap dirancang untuk meminimalkan risiko cedera ulang sekaligus memastikan Lee Zii Jia mencapai performa puncak pada waktu yang tepat.
Artikel Tag: lee zii jia, liew daren, piala thomas 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/lee-zii-jia-ingin-momentum-piala-thomas-di-denmark-bisa-selamatkan-karirnya


















































