Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Moses Itauma harus menerima kekalahan pertama dalam karier profesionalnya setelah Filip Hrgovic melakukan comeback luar biasa dan menghentikannya pada ronde kesembilan.
Itauma sebenarnya tampil impresif sejak bel pembukaan. Petinju Inggris berusia 21 tahun itu mampu mengontrol pertarungan dengan kecepatan, pergerakan, serta kombinasi pukulan yang membuat Hrgovic kesulitan mengembangkan permainan.
Dominasi Itauma bahkan menghasilkan knockdown pada ronde kedua. Hrgovic sempat terlihat berada dalam masalah serius, tetapi petinju Kroasia tersebut menunjukkan ketahanan luar biasa dan tetap bertahan di tengah gempuran lawannya.
Memasuki ronde kedelapan, Itauma semakin agresif memburu kemenangan knockout. Namun, usaha tersebut justru membuat energinya terkuras. Menjelang akhir ronde, ia terlihat mulai kehabisan tenaga.
Hrgovic kemudian memanfaatkan situasi tersebut pada ronde kesembilan. Dengan kondisi Itauma yang sudah tidak lagi mampu memberikan tekanan seperti sebelumnya, Hrgovic meningkatkan serangan dan terus mendaratkan pukulan hingga wasit Howard Foster menghentikan pertandingan.
Ben Davison, pelatih Itauma, juga melemparkan handuk ke dalam ring pada momen yang hampir bersamaan. Hrgovic pun dinyatakan menang TKO dan menjadi juara dunia IBF kelas berat.
Legenda tinju Inggris Naseem Hamed, yang menyaksikan pertandingan dari sisi ring, mengaku tidak menyangka Itauma akan menghabiskan energinya sedemikian cepat.
“Saya benar benar terkejut mereka menyuruhnya terus menyerang dan melepaskan pukulan, padahal dia sendiri tahu harus menyimpan tenaga. Tidak ada cadangan energi yang tersisa,” ujar Hamed kepada DAZN.
Meski kecewa dengan hasil tersebut, Hamed menilai kekalahan ini justru bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Itauma.
“Ini mungkin menjadi hal terbaik yang pernah terjadi pada Moses karena pengalaman ini akan membuatnya tahu apa yang harus dilakukan pada pertarungan berikutnya. Dia tidak bisa terus memaksakan diri untuk menghentikan lawan. Dia menghabiskan semuanya dalam lima, enam, atau tujuh ronde awal,” lanjutnya.
Kekalahan tersebut membuat Moses Itauma gagal mencatatkan sejarah sebagai juara dunia kelas berat termuda asal Inggris. Namun, dengan usianya yang baru 21 tahun, Hamed yakin perjalanan Itauma masih panjang.
Sementara itu, Hrgovic mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat pertama dari Kroasia. Setelah merebut sabuk IBF, ia bahkan langsung menyuarakan keinginannya untuk menjalani pertarungan unifikasi dan tidak terlalu tertarik dengan duel wajib melawan Frank Sanchez yang sudah ditetapkan.
Artikel Tag: ibf, naseem hamed, ben davison, heavyweight, filip hrgovic
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/legenda-tinju-ini-kaget-lihat-moses-itauma-kalah-dari-filip-hrgovic

















































