Manny Pacquiao Beberkan Kesalahan Fatal Jelang Laga Terakhirnya

9 hours ago 9

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju : Legenda tinju dunia, Manny Pacquiao, mengungkap alasan di balik kekalahan yang menjadi titik balik dalam kariernya. Dalam pengakuannya, ia menyoroti kesalahan dalam persiapan jelang menghadapi Yordenis Ugas sebagai faktor utama yang memengaruhi performanya di atas ring.

Sebelum pertarungan tersebut, Pacquiao berada dalam performa impresif. Ia sukses meraih kemenangan angka atas Adrien Broner dan Keith Thurman, sekaligus mempertahankan gelar dunia kelas welter. Pada periode itu, petinju asal Filipina tersebut masih dianggap sebagai salah satu yang terbaik di divisinya.

Namun, setelah kemenangan atas Thurman, Pacquiao sempat mengalami jeda panjang lebih dari dua tahun. Saat kembali naik ring, ia langsung menghadapi lawan tangguh, Yordenis Ugas, dalam upaya mempertahankan gelarnya.

Pertarungan tersebut berjalan sulit bagi Pacquiao. Ia harus mengakui keunggulan Ugas melalui keputusan angka mutlak. Hasil itu menjadi salah satu kekalahan paling mengejutkan dalam kariernya, sekaligus memicu spekulasi tentang masa depannya di dunia tinju.

Dalam wawancara terbarunya, Pacquiao mengungkap bahwa persiapannya jelang laga tersebut tidak berjalan seperti biasanya.

“Dalam laga melawan Ugas, kami melakukan rutinitas yang berbeda dari biasanya. Itu yang menyebabkan masalah, saya mengalami kram di kedua kaki,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan alat pijat tertentu sebelum pertandingan menjadi faktor yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya. Dampaknya langsung terasa saat pertarungan berlangsung.

“Sebelum bertarung, kami menggunakan alat pijat. Saat pertandingan, kaki saya kram dan saya tidak bisa bergerak dengan baik. Itu pertama kalinya terjadi dalam karier saya,” lanjutnya.

Kondisi tersebut membuat Pacquiao kesulitan mengimbangi ritme pertarungan. Mobilitas yang biasanya menjadi kekuatannya justru tidak maksimal, sehingga memberikan keuntungan bagi lawan.

Setelah kekalahan itu, Pacquiao memutuskan untuk pensiun dari tinju profesional. Meski demikian, ia sempat tampil dalam beberapa laga ekshibisi sebelum akhirnya kembali naik ring pada 2025 dan bermain imbang melawan Mario Barrios.

Kini, Pacquiao kembali dikabarkan akan menghadapi Floyd Mayweather dalam duel ulang yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Jika terealisasi, pertarungan tersebut akan menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya yang penuh prestasi.

Pengakuan Manny Pacquiao ini menjadi pengingat bahwa faktor kecil dalam persiapan bisa berdampak besar di level tertinggi. Bahkan bagi petinju sekelas dirinya, kesalahan teknis dapat menentukan hasil akhir sebuah pertarungan.

Artikel Tag: manny pacquiao, kelas welter, welterweight, yordenis ugas

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/manny-pacquiao-beberkan-kesalahan-fatal-jelang-laga-terakhirnya

Read Entire Article
International | Politik|