Motor KTM Tak Hanya untuk Pedro Acosta, Vinales yang Harus Adaptasi

5 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Performa berbeda antara Pedro Acosta dan Maverick Vinales memicu spekulasi soal KTM. Namun tim menegaskan motor RC16 tidak dibuat untuk satu pembalap saja.

Perbedaan performa mencolok antara Pedro Acosta dan Maverick Vinales di awal MotoGP 2026 memunculkan spekulasi bahwa KTM lebih memihak salah satu pembalapnya. Namun tudingan tersebut langsung dibantah oleh pihak tim.

Direktur teknis KTM, Sebastian Risse, menegaskan bahwa motor RC16 dikembangkan secara netral dan tidak dirancang khusus untuk Acosta.

“Semua pembalap menggunakan basis motor yang sama dan memiliki sistem yang bisa disesuaikan. Tidak benar jika dikatakan motor ini lebih cocok untuk Pedro dibanding Maverick,” jelas Risse.

Pedro Acosta tampil impresif di seri pembuka Thailand dengan kemenangan di Sprint Race dan finis kedua di balapan utama. Hasil tersebut membuatnya memimpin klasemen sementara.

Sebaliknya, Vinales justru kesulitan. Ia gagal meraih poin setelah finis di posisi ke-16, tertinggal cukup jauh dari pembalap lain, termasuk rekan satu pabrikan.

Risse menjelaskan bahwa perbedaan performa tersebut lebih disebabkan oleh faktor adaptasi. Acosta telah terlibat dalam pengembangan RC16 sejak awal, sehingga lebih memahami karakter motor.

Sementara itu, Vinales dinilai masih mencari keseimbangan yang tepat.

“Maverick melewatkan banyak tahapan pengembangan. Kurangnya pengalaman ini membuatnya sulit menemukan setelan yang ideal,” ujar Risse.

Selain itu, Vinales juga mengambil keputusan berbeda saat balapan di Thailand, termasuk menggunakan konfigurasi jok yang tidak dipakai pembalap KTM lainnya. Keputusan tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Faktor lain yang turut memengaruhi performa Vinales adalah kondisi fisiknya. Ia masih dalam proses pemulihan dari cedera bahu yang dialaminya pada musim 2025, yang membuatnya sempat absen dalam beberapa balapan.

Menurut Risse, tantangan terbesar bagi Vinales saat ini adalah menemukan keseimbangan antara mendorong performa dan tidak memaksakan diri.

“Dia harus mendorong motor untuk berkembang, tapi di saat yang sama tidak boleh berlebihan. Itu yang membuatnya kesulitan,” tambahnya.

KTM sendiri mengklaim telah meningkatkan performa RC16 secara keseluruhan untuk musim ini. Namun hasil di lintasan menunjukkan bahwa tidak semua pembalap bisa langsung memaksimalkan potensi motor tersebut.

Dengan musim yang masih panjang, peluang Vinales untuk bangkit tetap terbuka. Namun ia perlu segera menemukan ritme jika ingin menyamai performa Acosta yang sudah tampil konsisten di papan atas.

Artikel Tag: maverick vinales, ktm, pedro acosta, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/motor-ktm-tak-hanya-untuk-pedro-acosta-vinales-yang-harus-adaptasi

Read Entire Article
International | Politik|