Ligaolahraga.com -
Berita Basket NBA masih terus diramaikan dengan pembahasan tentang praktik "tanking" di NBA, sebuah strategi kontroversial di mana tim sengaja kalah untuk mendapatkan pilihan draft yang lebih baik. Dalam konteks ini, Draymond Green, bintang Golden State Warriors, menyuarakan kritiknya terhadap liga yang dinilainya tidak konsisten dalam menjatuhkan denda kepada tim-tim yang terlibat "tanking," serupa dengan sanksi yang diterima pemain ketika melakukan pelanggaran.
Dalam sesi wawancara pasca pertandingan, Green mengungkapkan pandangannya dengan tegas. Ketika ditanyakan tentang prediksi Warriors di babak Play-In, Green malah menyoroti isu "tanking" yang telah lama menjadi perdebatan hangat. Menurut Green, solusi untuk masalah ini adalah dengan mengenakan denda yang lebih tegas kepada tim yang terindikasi sengaja kalah.
"Saya rasa saya didenda ketika saya melakukan kesalahan," ujar Green lugas. "Dendalah orang-orang sekeras-kerasnya. Kami senang mengambil uang dari pemain, teruslah mendenda tim-tim tersebut. Saya sudah melihat dua denda. Dan kita semua tahu semua orang sengaja kalah. Tapi Anda sudah melihat dua denda."
Green merujuk pada denda sebesar 500 ribu Dolar AS yang dijatuhkan kepada Utah Jazz karena "perilaku yang merugikan liga" dan juga denda 100 ribu Dolar AS yang diterima Indiana Pacers. Menurut Green, dengan hanya dua denda yang dijatuhkan, berarti ada banyak tim lain yang belum tersentuh sanksi meskipun melakukan praktik serupa.
Warriors saat ini berada di posisi ke-10 di Konferensi Barat dengan rekor 37-42, dan telah memastikan tempat di babak Play-In. Green menganggap bahwa sistem Play-In seharusnya mencegah tim untuk "tanking," namun realitanya, banyak tim yang tetap memilih jalan tersebut.
"Saya pikir Play-In dibuat agar tim tidak sengaja kalah," lanjut Green. "Namun, kenyataannya, banyak tim yang justru melambat dan kemudian mengerem."
Green juga memberikan contoh konkret dari pertandingan terbaru mereka melawan Kings, di mana ada pelanggaran yang dilakukan terhadap Seth Curry tanpa alasan yang jelas, menandakan bahwa praktik "tanking" masih terjadi.
Meskipun Warriors tampaknya sudah menerima nasib mereka di babak Play-In, Green mengakui bahwa situasi ini tak terlalu menyenangkan. Namun, sebagai seorang kompetitor, ia tetap bertekad untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
Kontroversi "tanking" ini terus mendominasi paruh kedua musim NBA, terutama menjelang pemilihan draft dari kelas prospek 2026 yang digadang-gadang sebagai angkatan pemain yang menjanjikan.
Artikel Tag: golden state warriors, draymond green
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/nba-harus-denda-tim-yang-sengaja-kalah-tegas-green


















































