Nico Echavarria Juara Cognizant Classic Usai Lowry Kolaps di Penghujung

5 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Nico Echavarria merebut gelar Cognizant Classic 2026 setelah Shane Lowry mengalami kolaps dramatis di tiga hole terakhir pada putaran final di PGA National, Palm Beach Gardens, Florida, Minggu (1/3) waktu setempat.

Echavarria membukukan skor 5-under 66 pada hari terakhir untuk menutup turnamen dengan total 17-under 267.

Pegolf asal Kolombia itu unggul dua pukul atas Lowry (69), Austin Smotherman (69), dan Taylor Moore (68).

Kemenangan tersebut ditentukan oleh momen krusial di penghujung laga.

Lowry, yang memimpin tiga pukul saat memasuki hole ke-16, justru mencatatkan dua double bogey beruntun di hole 16 (par-4) dan 17 (par-3) setelah tee shot-nya melenceng jauh ke kanan dan masuk ke air.

“Saya menguasai turnamen ini dan saya menyia-nyiakannya. Apa lagi yang bisa saya katakan?” ujar Lowry.

Sementara itu, Nico Echavarria tampil konsisten tanpa membuat bogey sepanjang akhir pekan. Ia memanfaatkan peluang ketika Lowry goyah.

Saat Lowry mulai kehilangan keunggulan, Echavarria sukses memasukkan putt birdie dari jarak sekitar tiga meter di hole 17 untuk menyamakan kedudukan.

Ia mengepalkan tangan saat bola masuk, menyadari momentum telah berubah.

Lowry kembali membuat double bogey di hole 17 setelah pukulan iron-nya terlalu pendek dan melebar ke kanan.

Ia membutuhkan keajaiban di hole terakhir, par-5 ke-18, namun upayanya dari bunker sisi green meluncur melewati lubang.

Echavarria, yang menyaksikan dari tenda skor, memastikan dirinya keluar sebagai juara.

“Itu bukan hal yang biasa dari Shane, seorang juara major. Tapi memang begitulah golf, Anda harus bertahan selama 72 hole,” kata Smotherman.

Gelar ini menjadi kemenangan ketiga Echavarria di PGA Tour dan yang pertama di wilayah daratan Amerika Serikat.

Sebelumnya, ia menjuarai Zozo Championship 2024 di Jepang.

Kemenangan ini juga memberinya undangan kedua ke Masters serta hadiah utama sebesar 1,728 juta dolar AS, terbesar sepanjang kariernya.

Nico Echavarria mengaku kemenangan tersebut terasa istimewa.

Pekan lalu, ia baru saja menuntaskan pembelian rumah di Florida Selatan dan berjanji kepada istrinya akan menambah anjing peliharaan jika meraih gelar ketiga.

“Saya tidak melakukan pukulan terbaik dari tee, tapi saya bisa mengatasinya. Kadang Anda butuh sedikit keberuntungan untuk menang,” ujar Echavarria.

Dengan hasil ini, Nico Echavarria menjadi pegolf Amerika Selatan keenam yang meraih sedikitnya tiga gelar PGA Tour, bergabung dengan nama-nama seperti Camilo Villegas, Roberto De Vicenzo, Jhonattan Vegas, Carlos Franco, dan Ángel Cabrera.

Bagi Lowry, hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan di PGA National meski lima tahun beruntun finis di 11 besar.

Secara statistik ini menjadi hasil terbaiknya di turnamen tersebut, namun jelas terasa pahit.

Sementara itu, Brooks Koepka menutup turnamen dengan skor 65 dan finis di posisi sembilan bersama, menjadi pencapaian terbaiknya sejak kembali ke PGA Tour.

Artikel Tag: pga tour, shane lowry, nico echavarria

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/nico-echavarria-juara-cognizant-classic-usai-lowry-kolaps-di-penghujung

Read Entire Article
International | Politik|