Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Oleksandr Usyk disebut tengah mempertimbangkan opsi mengejutkan untuk laga terakhir dalam karier profesionalnya. Setelah mengumumkan hanya akan menjalani satu pertarungan lagi sebelum pensiun, petinju asal Ukraina itu kini dikaitkan dengan duel melawan mantan juara dunia WBC kelas berat, Deontay Wilder.
Usyk memutuskan melepas sabuk WBC, WBA, dan IBF beberapa waktu lalu setelah mencatat sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di dua divisi berbeda. Petinju berusia 39 tahun itu sebelumnya menegaskan ingin menutup karier dengan satu pertarungan terakhir yang berkesan.
Sempat muncul spekulasi bahwa Usyk akan menjalani laga ulang melawan mantan juara kickboxing Rico Verhoeven. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan arah yang berbeda.
Nama Wilder kini menjadi kandidat terkuat sebagai lawan terakhir Usyk. Petinju berjuluk The Bronze Bomber itu datang dengan modal kemenangan angka tipis atas Derek Chisora pada April lalu, dalam pertarungan yang berlangsung sengit dan diwarnai dua knockdown.
Yang membuat rencana tersebut semakin menarik adalah keterlibatan Zuffa Boxing, promotor tinju milik Dana White yang tengah membangun kompetisi baru di dunia tinju profesional.
Penasihat Usyk, Sergey Lapin, mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan pihak Zuffa Boxing memang telah berlangsung, meski belum mencapai kesepakatan final.
"Pertarungan Usyk melawan Wilder merupakan salah satu opsi terbesar dan paling realistis saat ini. Kami memang sudah berdiskusi dengan Zuffa, tetapi belum ada kesepakatan karena masih banyak aspek yang harus diselaraskan," ujar Lapin kepada Parimatch Casino.
Menurut Lapin, kehadiran Usyk akan memberikan kredibilitas besar bagi proyek baru Zuffa Boxing, bahkan membuka peluang bagi sang juara untuk memperebutkan sabuk kelas berat pertama yang diterbitkan promotor tersebut.
"Usyk tentu bisa langsung memberikan legitimasi terhadap gelar kelas berat Zuffa Boxing. Namun bagi kami, ini harus lebih dari sekadar membantu membangun sebuah sabuk baru. Lawannya harus tepat, panggungnya juga harus tepat, begitu pula nilai kerja samanya," jelasnya.
Lapin juga menambahkan bahwa pihak Usyk akan lebih dulu menawarkan kesempatan menggelar laga perpisahan tersebut kepada Turki Alalshikh, sosok yang selama beberapa tahun terakhir berperan besar dalam menghadirkan sejumlah pertarungan elite dunia dan diketahui memiliki hubungan erat dengan proyek Zuffa Boxing.
Hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai lawan maupun jadwal pertarungan terakhir Oleksandr Usyk. Namun jika negosiasi berjalan lancar, duel melawan Wilder berpotensi menjadi penutup karier salah satu petinju terbaik generasinya sekaligus menjadi tonggak penting bagi era baru Zuffa Boxing.
Artikel Tag: wba, wbc, ibf, deontay wilder, dana white, oleksandr usyk, derek chisora, heavyweight, turki alalshikh
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/oleksandr-usyk-buka-peluang-hadapi-deontay-wilder-di-laga-perpisahan


















































