Ligaolahraga.com -
Berita Tinju: Keberhasilan Oleksandr Usyk menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan pada 2024 kembali memantik perdebatan klasik di kalangan penggemar tinju. Banyak yang bertanya, bagaimana jika petinju Ukraina itu berhadapan dengan legenda Inggris, Lennox Lewis, penguasa terakhir divisi ini sebelum era empat sabuk sepenuhnya diakui.
Usyk menyatukan sabuk WBA, WBC, IBF, dan WBO setelah mengalahkan Tyson Fury dalam dua pertemuan bersejarah. Sebelumnya, ia juga mencatat prestasi serupa di kelas penjelajah, menjadikannya salah satu dari sedikit petinju dalam sejarah yang mampu menjadi undisputed di dua divisi berbeda. Secara teknik, Usyk dikenal memiliki pergerakan kaki yang lincah, kecerdasan membaca ritme laga, serta disiplin taktik yang tinggi.
Sementara itu, Lennox Lewis merupakan figur dominan pada akhir 1990 an hingga awal 2000 an. Ia menyatukan sabuk WBC, WBA, dan IBF setelah mengalahkan Evander Holyfield pada 1999 dalam laga ulang mereka. Dengan tinggi badan sekitar 196 sentimeter dan jangkauan panjang, Lewis mengandalkan jab akurat serta kekuatan pukulan yang efektif. Ia pensiun pada 2003 sebagai juara bertahan dan kerap disebut sebagai salah satu heavyweight terbaik sepanjang masa.
Perbandingan keduanya tentu menarik karena perbedaan gaya dan era. Usyk relatif lebih kecil untuk ukuran kelas berat modern, namun mampu menundukkan lawan dengan postur lebih besar seperti Fury dan Anthony Joshua. Di sisi lain, Lewis memiliki kombinasi ukuran, kekuatan, dan pengalaman menghadapi berbagai tipe petinju elite di zamannya.
Anthony Joshua, yang dua kali dikalahkan Usyk, memberikan pandangannya mengenai duel imajiner tersebut. Menurutnya, pertarungan itu akan berjalan sangat ketat.
“Jika Usyk menghadapi Lewis, menurut saya itu benar-benar seimbang, peluangnya lima puluh lima puluh. Tetapi bila harus memilih, saya sedikit condong kepada Oleksandr Usyk,” ujar Joshua dalam wawancara dengan media Inggris.
Pernyataan itu cukup menarik mengingat Joshua pernah merasakan langsung kualitas Usyk di atas ring. Ia menilai kecerdasan dan mobilitas Usyk bisa menjadi faktor pembeda, bahkan saat berhadapan dengan petinju sebesar Lewis.
Perdebatan soal siapa yang lebih unggul mungkin tidak akan pernah benar benar terjawab karena perbedaan generasi. Namun satu hal yang pasti, baik Usyk maupun Lewis telah mengukir warisan besar di kelas berat. Diskusi ini justru menegaskan betapa istimewanya pencapaian Oleksandr Usyk di era modern, sekaligus mengingatkan kembali dominasi Lewis pada masanya.
Artikel Tag: wbo, wba, wbc, anthony joshua, ibf, lennox lewis, oleksandr usyk, heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/oleksandr-usyk-vs-lennox-lewis-ini-prediksi-anthony-joshua


















































