Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Teofimo Lopez akan berusaha merebut gelar dunia di kelas ketiga ketika menghadapi Rolando Romero di T Mobile Arena, Las Vegas.
Lopez sebelumnya berhasil menjadi juara dunia di kelas lightweight dan super lightweight. Salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya terjadi ketika ia mengalahkan Vasyl Lomachenko untuk merebut gelar di kelas 135 pound.
Ia kemudian menambah pencapaiannya dengan mengalahkan Josh Taylor dan menjadi juara dunia di kelas super lightweight. Dua kemenangan tersebut sempat membuat Lopez dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di generasinya.
Namun, performanya tidak selalu konsisten. Kekalahan mengejutkan dari George Kambosos Jr pada 2021 menjadi salah satu noda dalam kariernya sebelum ia kembali menjadi juara dunia.
Performa terakhir Lopez bahkan menjadi perhatian lebih besar. Pada Januari lalu, ia kehilangan gelar WBO super lightweight setelah dikalahkan Shakur Stevenson melalui keputusan mutlak dalam pertarungan yang berlangsung lebih dominan dari perkiraan banyak pihak.
Kini Lopez naik ke kelas welterweight untuk menantang Romero. Sang lawan datang dengan status juara WBA setelah meraih kemenangan atas Ryan Garcia pada Mei 2025. Dalam pertarungan tersebut, Romero menjatuhkan Garcia sebelum menang melalui keputusan mutlak.
Stevenson, yang baru saja mengalahkan Lopez, tetap memberikan dukungan kepada mantan lawannya. Ia percaya Lopez memiliki kemampuan teknis untuk mengatasi Romero, terutama ketika menghadapi petinju dengan gaya agresif dan kekuatan pukulan besar.
“Teo adalah petarung hebat. Jika Teo yang seharusnya tampil dan melakukan apa yang selama ini dia lakukan muncul di pertarungan itu, dia seharusnya bisa mengalahkan Rolly,” ujar Stevenson kepada FightHype.
Stevenson juga mengingatkan bahwa Romero mungkin lebih sulit dihadapi daripada perkiraan banyak orang.
“Menurut saya, Rolly secara mental lebih tangguh dari yang diketahui dan diperkirakan banyak orang. Saya juga melihat dia lebih cerdas daripada yang selama ini orang kira,” katanya.
Meski demikian, Stevenson tetap menilai Lopez berada di level berbeda.
“Menurut saya, Teo seharusnya berada di level yang lain. Ketika petinju dengan pukulan besar berdiri di depannya, dia biasanya bisa membuat mereka terlihat tidak berdaya,” tutur Stevenson.
Namun, ada satu hal yang masih membuat Stevenson ragu. Ia merasa Lopez belum cukup bertanggung jawab terhadap kesalahan yang terjadi dalam pertarungan mereka.
“Satu satunya hal yang mengganjal bagi saya tentang Teo adalah saya tidak merasa dia cukup bertanggung jawab setelah pertarungan saya melawannya,” kata Stevenson.
Dengan demikian, Stevenson tetap menjagokan Teofimo Lopez, tetapi kemenangan tersebut sangat bergantung pada apakah sang petinju mampu belajar dari kekalahan terakhirnya.
Artikel Tag: wba, kelas welter, teofimo lopez, shakur stevenson, rolando romero
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-beri-peringatan-untuk-teofimo-lopez-jelang-lawan-romero

















































