Ligaolahraga.com -
Berita Tinju : Shakur Stevenson kembali menunjukkan ambisinya untuk menjadi wajah baru tinju dunia. Petinju asal Newark itu menegaskan kesiapannya menghadapi nama besar seperti Conor Benn, meski harus naik kelas dan menghadapi perbedaan ukuran tubuh yang cukup signifikan.
Stevenson bukan nama sembarangan. Ia telah meraih gelar juara dunia di empat divisi berbeda, mulai dari featherweight hingga super lightweight. Prestasi itu membuatnya menjadi salah satu juara empat divisi termuda dalam sejarah tinju modern, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai petinju elite dalam daftar pound for pound.
Namun, meski kualitasnya tak diragukan, Stevenson merasa belum mencapai level popularitas yang sepadan dengan kemampuannya. Karena itu, ia kini membidik pertarungan besar yang bisa mengangkat namanya secara global.
Salah satu targetnya adalah Conor Benn. Petinju asal Inggris tersebut baru saja meraih kemenangan angka atas Regis Prograis dalam duel catchweight 150 pon. Meski menang dominan, performa Benn dinilai belum maksimal karena menghadapi lawan yang dikabarkan mengalami cedera.
Dalam sebuah wawancara, Stevenson menegaskan bahwa dirinya tidak ragu untuk menghadapi Benn, bahkan jika harus naik ke kelas welterweight. Namun, ia mengajukan satu syarat yang tidak bisa ditawar.
“Saya sudah bilang, saya lebih baik dari dia. Skill dia tidak selevel dengan saya,” ujar Stevenson. “Kalau dia mau bertarung, berhenti bicara di media sosial. Saya siap naik kelas, tapi harus ada klausul rehidrasi. Dia pernah melakukan itu ke lawannya sebelumnya.”
Klausul rehidrasi sendiri kerap digunakan untuk membatasi kenaikan berat badan petinju setelah timbang badan, sehingga mengurangi keuntungan fisik lawan yang lebih besar. Permintaan ini menunjukkan bahwa Stevenson tetap realistis dalam menghadapi perbedaan ukuran dengan Benn.
Lebih jauh, Stevenson juga menyampaikan keyakinan tinggi terhadap peluangnya jika duel benar-benar terjadi. “Saya sudah bilang sejak awal, dia bukan tandingan saya. Kalau kami bertarung, saya akan mengalahkannya dengan telak,” ucapnya.
Saat ini, masa depan Shakur Stevenson masih terbuka. Ia bisa memilih mempertahankan gelar dunia di kelas super lightweight, atau benar-benar naik ke welterweight untuk mengejar pertarungan besar.
Sementara itu, Benn juga tengah mengincar duel melawan juara dunia seperti Ryan Garcia. Situasi ini membuat potensi pertarungan Stevenson vs Benn masih belum pasti, namun tetap menjadi salah satu duel yang menarik perhatian publik tinju dunia.
Artikel Tag: tinju dunia, kelas super ringan, conor benn, shakur stevenson
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-siap-lawan-conor-benn-ini-syaratnya


















































