Ligaolahraga.com -
Berita Basket NBA
Kepala pelatih Houston Rockets, Ime Udoka, tak menahan diri usai timnya terpuruk dengan skor 112-108 dalam perpanjangan waktu melawan Los Angeles Lakers di Gim 3 playoff putaran pertama, Jumat (24/4) waktu AS. Keunggulan enam poin dengan 25 detik tersisa seolah menguap saat skuad muda Rockets melakukan kesalahan demi kesalahan, memberi celah bagi LeBron James dan Lakers untuk mencuri kemenangan dan menempatkan Houston di ujung tanduk eliminasi.
Pelatih Udoka menganalisis kekalahan menyakitkan ini, menyoroti kesalahan operan, keputusan buruk, hingga eksekusi yang meleset di detik-detik krusial. Rockets memegang kendali menjelang akhir kuarter keempat dengan keunggulan enam poin, namun serangkaian kesalahan fatal justru menyeret mereka ke dalam kekalahan. Udoka tanpa ragu menunjuk eksekusi permainan sebagai biang kegagalan.
"Kesalahan yang mengerikan," ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. "Apakah karena usia muda, atau takut menghadapi momen penting, saya tidak tahu. Namun, saat unggul enam poin dengan 20 atau 30 detik tersisa, mendapatkan rebound, seharusnya menahan bola dan dilanggar. Sebaliknya, kami membuang bola dan memperburuk situasi."
Udoka juga menggarisbawahi momen krusial saat rookie Reed Sheppard mencoba menerobos penjagaan ganda alih-alih memberikan umpan sederhana. LeBron James, dengan kemampuan bertahan legendarisnya, mencegat bola dan melesakkan tembakan tripoin yang menyamakan kedudukan dengan 13 detik tersisa.
"Itu adalah kesalahan bodoh," ujar Sheppard, mengakui kesalahannya usai pertandingan. "Saya seharusnya memilih langkah yang lebih sederhana."
Kekalahan ini menambah frustasi Udoka, mengingat sepanjang musim Rockets kerap kesulitan menyelesaikan pertandingan ketat—kelemahan yang kini terkuak di panggung playoff yang gemerlap.
"Pelanggaran tak perlu terhadap Marcus Smart yang memberinya tiga tembakan gratis. Kemudian, di area belakang, kau yang menguasainya, ada penjagaan ganda, sementara Alpy (Alperen Sengun) berdiri bebas. Terjadi turnover lagi, lalu LeBron mencetak tembakan sulit. Dan pada permainan terakhir, kita gagal menjalankan strategi yang direncanakan," tutur Udoka tentang permainan Sheppard.
Kekalahan Rockets ini juga tercatat dalam sejarah menurut Keerthika Uthayakumar, analis NBA dari Kanada. Dia menulis di akun X bahwa selama 29 tahun terakhir di Playoff NBA, tim memiliki rekor 1713-1 ketika unggul enam poin atau lebih dalam 30 detik terakhir waktu regulasi. Kini, rekor itu menjadi 1713-2. Rockets menjadi tim kedua dalam kurun waktu tersebut yang kalah dalam situasi serupa, menyamai Knicks tahun 2024. (tor)
Artikel Tag: houston rockets, lebron james, ime udoka
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/udoka-kecewa-dengan-kesalahan-rockets-di-gim-3


















































