Usai Gabung Zuffa Boxing, Shakur Stevenson Bidik Empat Bintang Tinju

14 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Shakur Stevenson telah menetapkan target besar setelah resmi menandatangani kontrak jangka panjang dengan Zuffa Boxing, promotor tinju milik Dana White. Petinju berusia 29 tahun itu ingin menghadapi deretan lawan elite demi memperkuat warisannya di dunia tinju.

Kepindahan Stevenson ke Zuffa Boxing sebenarnya sudah lama menjadi perbincangan. Kepastian baru diumumkan beberapa hari lalu melalui media sosial, menandai dimulainya babak baru dalam karier salah satu petinju terbaik Amerika Serikat saat ini.

Stevenson datang dengan modal impresif setelah mengalahkan Teofimo Lopez melalui kemenangan mutlak pada Januari lalu. Hasil tersebut membuatnya merebut gelar juara dunia WBO kelas welter ringan sekaligus mencatatkan diri sebagai juara dunia di empat divisi berbeda.

Meski kini memegang sabuk juara dunia, Stevenson menegaskan bahwa prioritas utamanya bukan mengejar status juara tak terbantahkan. Baginya, menghadapi lawan terbaik jauh lebih penting daripada sekadar mengoleksi gelar.

Karena itu, ia telah menyusun daftar empat petinju yang ingin dihadapinya dalam waktu dekat. Dua nama pertama adalah Gervonta Davis dan Devin Haney, dua bintang besar yang selama beberapa tahun terakhir terus dikaitkan dengannya.

Selain itu, Stevenson juga tertarik menghadapi juara dunia WBA kelas welter ringan Gary Antuanne Russell serta Lamont Roach. Roach sendiri dijadwalkan bertarung melawan William Zepeda untuk memperebutkan gelar WBC kelas ringan yang sedang lowong.

Dalam wawancaranya bersama Raheem Palmer, Shakur Stevenson mengatakan seluruh nama tersebut merupakan lawan yang mampu menghadirkan pertarungan kompetitif.

"Semuanya adalah pertarungan besar. Mereka akan naik ring dengan tujuan mengalahkan saya, begitu juga saya yang ingin mengalahkan mereka. Itulah jenis pertarungan yang benar benar saya inginkan," ujar Stevenson.

Keempat nama tersebut memiliki kualitas yang berbeda. Gervonta Davis dikenal sebagai salah satu pemukul paling eksplosif di kelas ringan, sementara Devin Haney memiliki teknik bertinju yang sangat rapi serta pengalaman menghadapi banyak petinju elite.

Gary Antuanne Russell juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Juara dunia WBA itu memiliki persentase kemenangan knockout yang sangat tinggi dan sedang berada dalam performa terbaik setelah meraih kemenangan beruntun atas Jose Valenzuela dan Andy Hiraoka.

Adapun Lamont Roach tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir. Ia sempat menahan imbang Gervonta Davis dalam laga kontroversial pada 2025 sebelum kembali bermain seri melawan Isaac "Pitbull" Cruz.

Meski belum ada kepastian mengenai lawan berikutnya, daftar target yang disusun Shakur Stevenson menunjukkan bahwa ia ingin langsung menghadapi petinju terbaik sejak bergabung dengan Zuffa Boxing.

Artikel Tag: wbo, wba, wbc, dana white, kelas ringan, kelas welter, gervonta davis, devin haney, shakur stevenson, gary antuanne russell

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/usai-gabung-zuffa-boxing-shakur-stevenson-bidik-empat-bintang-tinju

Read Entire Article
International | Politik|