Ligaolahraga.com -
World Athletics mengumumkan perubahan besar dalam format kejuaraan dunia dengan memisahkan nomor maraton dari ajang utama mulai tahun 2030.
Keputusan ini mengakhiri tradisi puluhan tahun di mana maraton menjadi bagian dari Kejuaraan Dunia Atletik.
Dalam format baru, kejuaraan dunia maraton akan digelar sebagai event tersendiri setiap tahun.
Meski demikian, jadwalnya tetap mempertahankan pola dua tahunan untuk kategori putra dan putri, dengan pelaksanaan bergantian di tahun ganjil dan genap.
Presiden World Athletics, Sebastian Coe, menyebut langkah ini sebagai upaya menciptakan panggung khusus bagi nomor maraton yang memiliki sejarah panjang dan daya tarik global.
“Ini adalah kesempatan untuk menciptakan perayaan global maraton dalam format yang menghormati warisannya sekaligus mencerminkan perkembangan modern olahraga ini,” ujar Coe.
World Athletics juga tengah menjajaki kemungkinan menjadikan Athens sebagai tuan rumah edisi perdana kejuaraan maraton dunia yang berdiri sendiri pada 2030.
Kota tersebut dianggap memiliki nilai historis kuat sebagai tempat lahirnya maraton.
Sebelum perubahan ini berlaku, maraton masih akan menjadi bagian dari Kejuaraan Dunia Atletik pada edisi 2027 di Beijing dan 2029.
Setelah itu, nomor tersebut sepenuhnya dipisahkan dari program utama.
Selama ini, kejuaraan dunia atletik tidak selalu menampilkan pelari terbaik di nomor jarak jauh.
Banyak atlet elit lebih memilih mengikuti ajang maraton besar seperti Boston Marathon, London Marathon, atau Berlin Marathon yang menawarkan prestise dan hadiah besar.
Namun demikian, lomba maraton di kejuaraan dunia tetap menghadirkan momen bersejarah.
Salah satunya terjadi di Doha pada 2019, ketika lomba digelar tengah malam untuk menghindari panas ekstrem, meski banyak peserta tetap gagal finis.
Sementara itu, pada edisi terbaru di Tokyo, persaingan berlangsung sangat ketat.
Pelari Tanzania Alphonce Simbu hampir melewatkan jalur masuk stadion sebelum akhirnya finis terdepan, sementara di nomor putri, Peres Jepchirchir meraih kemenangan dengan selisih tipis.
Perubahan format ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan atlet.
Dengan pemisahan jadwal, maraton berpeluang digelar pada waktu dan kondisi cuaca yang lebih ideal, mengingat selama ini lomba sering berlangsung di musim panas dengan suhu tinggi.
Dengan langkah ini, World Athletics berharap maraton dapat berkembang sebagai ajang global tersendiri, sekaligus menarik partisipasi pelari terbaik dunia dalam satu panggung yang lebih terfokus.
Artikel Tag: marathon, kejuaraan dunia atletik
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/world-athletics-maraton-tak-lagi-gabung-kejuaraan-dunia-atletik-mulai-2030


















































