2 Patung Burung Kasuari di Kantor Gubernur Papua Barat Hilang Dicuri

5 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua patung burung kasuari yang berada di lingkungan kantor Gubernur Papua Barat, dicuri.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti sistem pengamanan, khususnya kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ia menilai pengamanan yang dilakukan Satpol PP belum berjalan optimal, sehingga memberi celah bagi pelaku kejahatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satpol ada di mana sampai patung yang besar itu bisa hilang," tegas Dominggus usai mengikuti ibadah awal bulan ASN di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Selasa (7/4).

Ia mengungkapkan, sistem penjagaan di kantor gubernur, terutama pada malam hari, masih sangat lemah. Dari total 12 personel yang seharusnya bertugas, jumlah petugas yang berjaga kerap jauh dari ketentuan.

"Saya sering datang pantau malam hari. Kadang hanya dua sampai empat orang, bahkan tidak ada petugas Satpol yang berjaga," ujar Dominggus.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan karena membuka peluang terjadinya tindak kriminal, termasuk pencurian dua patung kasuari yang menjadi ikon dan kebanggaan pemerintah daerah.

Dominggus menegaskan bahwa Satpol PP memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga seluruh aset milik pemerintah daerah. Ia meminta adanya perbaikan kinerja agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Saya tegaskan, kejadian ini cukup yang terakhir dan jangan terulang kembali," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Papua Barat telah mengamankan dua orang tersangka berinisial LH dan LIM, serta satu orang penadah berinisial F.

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan nomor: LP/B/117/IV/2026/SKPT/Polda Papua Barat tertanggal 5 April 2026.

(antara/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|