Jakarta, CNN Indonesia --
Selama berlangsungnya libur Lebaran 2026, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menambah 1.000 kuota kunjungan wisata per hari ke Gunung Bromo, Jawa Timur.
Penambahan kuota ini memang merupakan kebijakan yang diambil pihak Balai Besar TNBTS setiap ada momen libur panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus setiap momen libur panjang atau long weekend, kuota harian yang dibuka sebesar 3.572 orang. Penambahan kuota 1.000 orang mulai pukul 07.00 WIB, sedangkan untuk kuota normal 2.752 orang," kata Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (21/3), melansir Antara.
Endrip mengatakan, pihaknya memastikan setiap masyarakat bisa mengakses kawasan wisata Gunung Bromo selama kuota yang sudah ditetapkan tersebut masih tercukupi.
Untuk memudahkan akses ke kawasan Gunung Bromo, Balai Besar TNBTS sudah menyiapkan tim di lapangan.
Mereka sudah melakukan berbagai persiapan, khususnya dalam mengantisipasi potensi terjadinya penumpukan jeep wisata yang ditumpangi pengunjung.
Adapun sejumlah jalur yang rawan macet sudah dipetakan. Jalur-jalur ini akan mendapat pengawasan ekstra dari petugas, antara lain di Sunrise View Point di Simpang Dingklik, Pakis Bincil, Bukti Kedaluh, Watu Gedhe, dan Jemplang.
Ada sebanyak 60 personel pengamanan gabungan yang ditempatkan pihak pengelola di kawasan Gunung Bromo selama masa libur panjang ini.
"Penjagaan di kawasan pintu masuk dan lokasi berpotensi macet, selain melibatkan tim dari TNBTS juga dibantu oleh kepolisian, TNI, kecamatan, desa penyangga, Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMP), dan Masyarakat Peduli Api (MPA)," tutur Endrip.
Balai Besar TNBTS memperkirakan puncak kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo akan terjadi selama dua hari, yakni pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3) dan Senin (23/3).
Endrip mengimbau kepada semua wisatawan di kawasan tersebut untuk mematuhi peraturan demi menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan selama di kawasan pariwisata di Jawa Timur tersebut.
"Hindari berkunjung ke lokasi rawan bencana, khususnya di sekitar alat pemantauan PVMBG di kawasan Kaldera Bromo, terutama di area yang sering disebut Planet Bromo," kata Endrip.
Adapun bagi pengunjung yang menggunakan sepeda motor, Endrip sarankan untuk memastikan kondisi kendaraannya prima. Hal ini karena jalur ke arah kawasan Gunung Bromo memiliki banyak tanjakan tajam dan turunan curam.
Bagi yang berminat datang ke kawasan Gunung Bromo, harga tiket untuk wisatawan nusantara pada hari libur sebesar Rp79.000 dan Rp255.000 bagi wisatawan mancanegara.
Pembelian tiket dapat dilakukan secara daring, yakni melalui laman resmi milik Balai Besar TNBTS di https://bromotenggersemeru.id.
(rti)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
4

















































