Cilegon, CNN Indonesia --
Banjir merendam tiga kecamatan di Kota Cilegon, Banten, dengan ketinggian air mencapai hingga 1,5 meter.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/1) malam dan mengakibatkan ratusan kepala keluarga terdampak serta harus mengungsi.
Tiga kecamatan yang terdampak banjir masing-masing Kecamatan Ciwandan, Jombang, dan Cibeber. Wilayah terparah berada di Kelurahan Sambirata, Kecamatan Cibeber, dengan ketinggian air berkisar antara 1,2 meter hingga 1,5 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi tersebut, sebanyak 185 kepala keluarga (KK) terpaksa dievakuasi karena permukiman mereka mulai terendam banjir sejak Minggu sore. Air dengan cepat naik setelah hujan deras mengguyur wilayah Cilegon sepanjang hari.
Wali Kota Cilegon Robinsar meninjau langsung kondisi banjir bersama jajaran Forkopimda untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
"Kami sudah turun langsung ke lapangan bersama Kapolres, Dandim, dan unsur pimpinan lainnya untuk melihat kondisi banjir secara langsung," ujar Robinsar, Minggu.
Khusus di Kecamatan Cibeber, banjir dipicu jebolnya tanggul yang menyebabkan air meluap ke permukiman warga. Selain itu, sedimentasi di saluran air membuat daya tampung berkurang sehingga tidak mampu menahan curah hujan tinggi.
"Besok alat berat dan dump truck akan kami turunkan untuk pengangkatan sedimen. Tanggul-tanggul yang jebol sudah kami data dan akan segera diperbaiki," terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Cilegon Rizki Khairul Ichwan mendorong pemerintah daerah untuk segera memetakan wilayah rawan bencana agar penanganan dapat dilakukan secara terencana dan tepat sasaran.
"Dengan clustering, titik-titik banjir kategori berat dapat diprioritaskan untuk ditangani lebih dulu pada 2026. Ini agar tidak terus menjadi langganan banjir," kata Rizki.
Pemerintah Kota Cilegon mengimbau masyarakat terdampak agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Saat ini, proses evakuasi, pendirian dapur umum, penyediaan lokasi pengungsian, serta penyaluran bantuan masih terus berlangsung.
Bagi warga yang membutuhkan bantuan kebencanaan, seperti banjir, longsor, rumah rubuh, atau pohon tumbang, dapat menghubungi layanan BPBD Cilegon di nomor (0254) 7870720 yang siaga selama 24 jam.
(ynd/isn)

2 hours ago
3

















































