Bayi 2 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan Bekasi

5 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Jatisampurna, Kota Bekasi digegerkan dengan tewasnya bayi berusia dua tahun berinisial A di sebuah rumah kontrakan pada Rabu (27/5) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diketahui tinggal bersama dua orang lainnya di rumah itu, yakni neneknya inisial M (60) dan pamannya, G (18). Sang paman, diketahui juga mengalami sejumlah luka pada tubuhnya.

"Di dalam kontrakan itu tadinya ada dua korban, pertama anak umur kurang lebih dua setengah bulan, yang mana tewasnya sangat mengenaskan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal kepada wartawan, Kamis (28/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban (pamannya) yang satunya ini tergeletak, ada luka sayatan di pipi hingga ke mulut serta luka tusuk juga di dada," sambungnya.

Andi mengungkapkan saat kejadian nenek korban korban sedang berjualan dan pulang pada malam hari. Setibanya di rumah, sang nenek melihat anak dan cucunya sudah tergeletak bersimbah darah dengan pisau di dekat mereka.

"Sang nenek kaget, namun dengan spontan atau reflek melihat kejadian itu, sang nenek mengambil pisau yang ada di tangan salah satu korban atas nama G, itu mencuci pisau yang ada dekat korban," ucap Iqbal.

Disampaikan Iqbal, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Awalnya, polisi sempat mencurigai nenek korban.

"Setelah kami interogasi dan pendalaman, untuk sementara dalam penyelidikan ini, pelaku bukan sang nenek," ujarnya.

Iqbal menyebut saat ini fokus penyelidikan mengarah kepada paman korban berinisial G. Dari penelusuran sementara, G diketahui memiliki riwayat penyakit kejiwaan dan masih mengonsumsi obat secara rutin.

"Setelah kami cek track record-nya, ternyata yang bersangkutan sempat dibawa ke psikiater, karena berdasarkan hasil interogasi kami dari saksi-saksi, yang bersangkutan ada mengalami gangguan jiwa," tutur dia.

Kata Iqbal, pihaknya masih mencoba menggali keterangan dari G. Ia mengaku mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan G karena menderita luka di dekat mulutnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan telah memeriksa sekitar 10 saksi. Selain itu, sejumlah barang bukti juga telah disita di antaranya dua bilah pisau serta pakaian yang dikenakan korban.

(dis/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
International | Politik|