Bentrok Satu Desa di Maluku Tenggara, 3 Polisi Kena Panah

4 hours ago 3

Maluku, CNN Indonesia --

Bentrokan warga terjadi di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (26/3) malam.

Akibatnya empat bangunan rumah hangus, tiga anggota polisi terluka dan satu orang warga dilaporkan tewas.

Bentrokan itu terjadi antara pemuda Danar Ternate Ohoitom dan Danar Ternate sekitar pukul 23:00 WIT. Dua kelompok pemuda tersebut saling serang menggunakan busur panah dan batu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu bermula seorang pemuda bernama Marcel Ohoitenan membawa sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi melewati rumah milik warga bernama Alandi Muinsaleh pukul 22:00 WIT.

Kala itu, Alandi tengah duduk dengan tiga orang warga Haruna Wangsi, Hendre Matdoan dan Raya Waer. Mereka yang melihat Marcel membawa motor kencang menegur keras.

Sementara sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di depan Mesjid AL-Mathar ikut membalas makian dan melempari Alandi dan kawan-kawan.

Sang istri Alandi bernama Asri Oda yang berpapasan dengan Marcel Ohoitenan dijalan ikut memaki Marcel. Marcel pun kembali memaki istri Alandi.

Tak terima dimaki, sang istri pun mengadu ke kepala desa namun keluhannya tak digubris. Bentrok pun pecah setelah sang suami dan tiga orang warga menyerang sekelompok pemuda yang nongkrong di Masjid Al-Mathar.

Massa dari kedua kelompok saling berdatangan. Mereka saling lemparan batu hingga melepaskan busur panah sekitar pukul 23:30 WIT.

Kepala Polsek Kei Kecil Timur bersama anggota Polsek yang tiba di lokasi sempat membubarkan massa bentrok. Tak berselang lama, personel dari Polres Maluku Tenggara bersenjata lengkap tiba di lokasi dan berhasil meredam aksi bentrok. Bentrok pun sempat diklaim aman terkendali sekitar pukul 00:40 WIT.

Namun bentrokan kembali pecah setelah warga dari dua kelompok pemuda Ohoitom dan pemuda Danar Ternate saling serang buntut dari keduanya saling membalas melempari rumah sekitar pukul 12:00 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rosita Umasugi mengatakan akibat bentrokan itu seorang warga berinisial FAR (25) tewas.

Sementara tiga anggota polis terluka panah yakni Wakapolres Kompol Djufri Jawa, Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy dan anggota Satsamapta Bripda Siswanto Sofyan.

Sedangkan warga yang terluka panah berjumlah total sebanyak tiga orang, Fahri Farhan Hanubun (22), Muhammad Sahlan Sedubun (17) dan Abubakar Harusun (37).

Bentrokan itu juga mengakibatkan warga kehilangan tempat tinggal masing-masing total ada tiga rumah warga hangus terbakar, empat rumah rusak berat dan satu sepeda motor ikut terbakar.

Rosita mengklaim saat situasi keamanan di satu desa yang bertikai sudah berangsur kondusif setelah perbantuan personel dari Brimob Batalion C Pelopor tiba di lokasi.

(sai/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|