Ernie Els Ungkap Momen Tiger Woods Ubah Sejarah Golf

5 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Golf - Ernie Els tertawa ketika ditanya tentang penampilannya di US Open 2000. Bukan karena ia melupakan turnamen tersebut, melainkan karena prestasinya sendiri seperti tenggelam di balik dominasi luar biasa Tiger Woods.

Els finis sebagai runner up pada turnamen yang digelar di Pebble Beach tersebut. Ia bermain lebih baik dibandingkan 154 pegolf lain dalam daftar peserta, tetapi satu nama berada jauh di atas semuanya, Tiger Woods.

Woods memenangkan US Open 2000 dengan keunggulan 15 pukulan atas Els. Margin tersebut hingga kini menjadi kemenangan terbesar dalam sejarah major championship.

Dua puluh enam tahun kemudian, Els masih mengingat bagaimana rasanya bermain bersama Woods pada putaran final.

“Saya mendapat pertanyaan itu selama sekitar 20 tahun dalam hidup saya. Bermain dengan seseorang seperti Tiger ketika dia tampil seperti itu sepanjang pekan, terutama pada hari Minggu, saya tidak yakin dia benar benar melakukan kesalahan,” kata Els.

Els bukan satu satunya pemain yang dibuat kagum oleh performa Woods. Rocco Mediate, yang finis di posisi ke 32, juga mengaku tidak terkejut melihat Woods tampil begitu dominan.

“Dia memiliki semuanya. Secara mental dia luar biasa, tetapi secara fisik juga luar biasa. Pukulan yang dia lakukan, tidak ada yang mengejutkan saya karena sebagian besar memang terlihat seperti pukulan yang tidak mungkin dilakukan, tetapi dia terus melakukannya,” ujar Mediate.

Kondisi Pebble Beach saat itu membuat tantangan semakin berat. Lapangan yang sulit, green yang semakin keras dan rough yang tebal membuat banyak pemain merasa kesulitan menjaga permainan.

Namun, Woods justru terlihat semakin nyaman.

Stuart Appleby bahkan tidak berhasil melewati cut pada turnamen tersebut. Meski begitu, ia masih mengingat bagaimana Woods terus bermain agresif meski keunggulannya sudah sangat jauh.

“Rasanya seperti dia benar benar menaklukkan lapangan. Tetapi dia tetap membuat par. Dia tidak mengurangi tekanan meskipun sudah unggul delapan pukulan. Itu luar biasa,” kata Appleby.

Justin Leonard yang finis di posisi ke 16 juga merasakan hal serupa. Menurutnya, kondisi lapangan membuat para pemain merasa kembali menjadi manusia biasa, tetapi Woods berada di level berbeda sepanjang pekan.

Bagi Els, pengalaman tersebut lebih dari sekadar kekalahan dalam perebutan gelar. Ia berada di posisi paling dekat dengan Woods sepanjang 18 hole terakhir dan melihat langsung bagaimana rivalnya mempertahankan intensitas meski kemenangan sudah hampir pasti.

“Intensitas yang dia bawa ketika berjalan menuju tee pertama tidak akan pernah saya lupakan. Dia mempertahankannya hingga hole ke 18, meskipun sudah menang dengan selisih 12 atau 15 pukulan,” ujar Els.

Yang paling membekas bagi Els bukan hanya margin kemenangan Woods, tetapi perasaan setelah pertandingan berakhir. Ia merasa baru saja menyaksikan perubahan besar dalam olahraga yang digelutinya.

“Saya tahu permainan ini berubah, terutama pada hari itu. Dia memang sudah memenangkan beberapa turnamen besar sebelumnya, tetapi hari itu benar benar terasa seperti pergantian generasi dalam olahraga. Saya beruntung bisa melihatnya dari jarak dekat,” kata Els.

Kemenangan di Pebble Beach menjadi salah satu bukti paling kuat mengenai dominasi Woods pada awal 2000 an. Hingga puluhan tahun kemudian, para pemain yang menyaksikannya langsung masih menganggap pekan tersebut sebagai salah satu penampilan paling luar biasa dalam sejarah golf.

Artikel Tag: tiger woods, us open, ernie els, pebble beach

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/ernie-els-ungkap-momen-tiger-woods-ubah-sejarah-golf

Read Entire Article
International | Politik|