Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 53/p 2026 tentang pengangkatan penasihat khusus presiden bidang komunikasi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasan sendiri sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).
Pertama kali diangkat menjadi Kepala Kantor Komunikasi Presiden pada 19 Agustus 2024, di penghujung masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, dan sempat melanjutkan perannya di era Presiden Prabowo Subianto.
Namun ia diganti pada 17 September 2025 lalu, posisinya digantikan Angga Raka Prabowo, kini lembaganya juga berganti nama jadi Badan Komunikasi Pemerintah.
Setelahnya, Hasan menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero).
Sebelum masuk di lingkungan Istana, Hasan dikenal sebagai pendiri lembaga survei, Cyrus Network.
Sejak dulu, pernyataannya beberapa kali sempat menjadi sorotan. Ia pernah bertaruh mobil Alphard saat meyakini Anies Baswedan tak maju di Pilpres 2024. Namun, prediksinya gagal. Anies saat itu maju diusung Koalisi Perubahan yang digawangi NasDem, PKB, dan PKS.
Hasan merupakan lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Setelah lulus, ia sempat berkarier sebagai wartawan selama setahun mulai 2005-2006. Hasan kemudian menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia sejak 2006 hingga 2008.
Pada Pilkada DKI Jakarta 2012, Hasan menjadi konsultan politik untuk Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
(mnf/dal)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
7

















































