Ligaolahraga.com -
Berita Liga Inggris: Bek tengah Everton, Jarrad Branthwaite, percaya bahwa kemenangan 1-0 atas Ipswich Town merupakan jenis pertandingan yang mungkin gagal mereka menangkan pada musim lalu. Namun, di bawah arahan manajer David Moyes, skuad The Toffees kini menunjukkan tekad yang jauh lebih besar untuk membuktikan bahwa penilaian miring publik terhadap mereka adalah salah.
Meskipun Everton mengantongi lebih dari 100 juta poundsterling pada hari terakhir bursa transfer setelah melepas talenta kreatif seperti Iliman Ndiaye, pencetak gol terbanyak musim lalu Beto, Tim Iroegbunam, dan Nathan Patterson, serta meminjamkan Adam Aznou, tim ini harus melakoni musim dengan kedalaman skuad yang sangat terbatas. Kegagalan mendadak dalam perekrutan Folarin Balogun dari Monaco menyisakan The Toffees hanya dengan 18 pemain tim utama senior.
Kendati demikian, Jarrad Branthwaite yang baru saja kembali dipanggil ke tim nasional Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel, kini menatap jeda internasional dengan catatan tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi. Laporan dari media lokal Liverpool Echo mengonfirmasi situasi positif yang sedang dinaungi klub asal Merseyside tersebut.
"Awal musim ini sangat positif. Tim ini masih belum terkalahkan dan saya pikir jika Anda mengatakan di awal musim bahwa kami akan berada di posisi ini, kami akan menerimanya, jadi kami sangat senang," kata pemain berusia 24 tahun tersebut.
"Pertandingan melawan Ipswich sangat sulit. Mereka memberi kami banyak tekanan dan kami tahu itu akan terjadi. Itu adalah salah satu penampilan yang tidak cantik, dan saya pikir selama beberapa musim terakhir, itu mungkin jenis pertandingan di mana kami mungkin hancur dan kebobolan. Saya pikir ini menunjukkan sedikit pergeseran dalam mentalitas untuk menyelesaikan laga dan meraih kemenangan," lanjut Branthwaite.
Ketika ditanya mengenai penyebab perubahan tersebut, Branthwaite menyoroti pergeseran mental yang ditanamkan oleh manajer. "Sulit untuk dikatakan. Saya pikir musim lalu, berada di lingkungan baru mungkin tidak membantu kami sebagai sebuah tim. Saya baru beberapa kali tampil di lapangan, tetapi ketika kami berada di Goodison, atmosfer dan hal-hal lainnya membantu kami menyelesaikan laga. Saya pikir musim ini Anda dapat merasakan atmosfer dan hanya ada pergeseran mentalitas dari manajer," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kritik publik pasca-bursa transfer justru membakar semangat tim di lapangan. "Juga, jika Anda melihat jalan bursa transfer, cara kami dicoret sebagai sebuah kelompok. Orang-orang mengatakan 'skuad kecil dan tidak akan memiliki kualitas untuk bersaing,' dan saya pikir itu memberi kami dorongan sebagai sebuah tim untuk membuktikan bahwa semua orang salah," tambahnya.
Dalam laga tersebut, penyerang Thierno Barry mencetak gol kelimanya musim ini sekaligus memastikan tiga poin bagi Everton. Jarrad Branthwaite pun memuji kerja keras yang ditunjukkan oleh striker asal Prancis tersebut selama menjalani sesi latihan di Finch Farm.
"Dia selalu belajar. Dia adalah pemain papan atas. Saya pikir Anda bisa melihat dia selalu berada di posisi yang tepat untuk mencetak gol. Saya melihatnya setiap hari, berlatih dan berlatih untuk menjadi lebih baik, jadi saya sangat senang dia mendapatkan golnya hari ini. Gol yang masuk dari bagian tubuh mana pun adalah tanda seorang striker yang baik dan kami akan menerima semuanya," pungkas Branthwaite.
Artikel Tag: everton, premier league, david moyes, jarrad branthwaite
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/jarrad-branthwaite-ungkap-perubahan-mentalitas-everton-di-bawah-moyes


















































