Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group Ahmad Syah Farhan (ASF) sempat berdalih harga tiket pesawat naik imbas perang Timur Tengah sehingga tidak bisa memberangkatkan para calon jemaah umrah.
"Memang salah satu yang disampaikan oleh tersangka, salah satu alasan yang disampaikan oleh tersangka adalah adanya penundaan atau perubahan dari tiket pesawat. Ini yang disampaikan oleh tersangka," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Selasa (2/6).
Namun, setelah diselidiki ditemukan fakta bahwa uang yang telah disetor korban ternyata justru untuk kepentingan di luar proses pemberangkatan umrah. Salah satunya untuk membayar influencer demi kebutuhan promo paket umrah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Iman juga membeberkan Farhan sempat menawarkan solusi kepada para korban yang gagal berangkat umrah.
Solusi itu ditawarkan sebelum para korban akhirnya mengambil langkah hukum dengan membuat laporan polisi. Namun solusi yang ditawarkan disebut tak sesuai kontrak keberangkatan.
"Namun, karena beberapa solusi yang ditawarkan tidak sesuai dengan apa yang diperjanjikan sebelumnya dan tidak terwujud, sehingga para korban merasa sudah menjadi korban penipuan maupun penggelapan tersebut," ucap dia.
Polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group Ahmad Syah Farhan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah pada Jumat (29/5). Farhan pun kini telah ditahan.
Dalam perkara ini, Farhan dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.
Dari penyidikan sementara, terungkap bahwa uang yang disetor calon jemaah digunakan untuk kepentingan di luar proses pemberangkatan jemaah.
Selain itu, uang tersebut juga digunakan tersangka untuk membayar sejumlah influencer dalam rangka promosi paket umrah.
"Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagaimana tadi di pertanyakan ini untuk kepentingan marketing," ucap Iman.
(dis/dal)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
11














































