Ligaolahraga.com -
Spanyol meraih medali perunggu Piala Dunia FIBA Putri 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Jerman dengan skor 81-58 di Berlin Arena, Minggu (13/9).
Iyana Martín menjadi pemain utama Spanyol dengan torehan 22 poin.
Pemain berusia 20 tahun itu membantu Spanyol mengamankan finis di posisi ketiga untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah turnamen, setelah sebelumnya meraih perunggu pada 2010 dan 2018.
Hasil tersebut juga menjadi pencapaian penting bagi Spanyol yang tidak lolos ke Piala Dunia FIBA edisi sebelumnya. Mereka tampil lebih tajam dan cepat sepanjang pertandingan dibandingkan Jerman.
Masalah turnover kembali menghantui Jerman. Setelah kehilangan bola 25 kali dalam kekalahan dari Prancis pada semifinal Sabtu (12/9), Jerman membuat enam turnover hanya pada kuarter pertama dan mengakhiri pertandingan dengan total 18 turnover.
Seusai pertandingan, para pemain Spanyol merayakan kemenangan dengan berpelukan dan menari di lapangan. Sementara itu, pemain Jerman Frieda Buhner terlihat menangis.
Leonie Fiebich juga tidak mampu menahan air mata ketika berbicara kepada wartawan.
Ia mengatakan Jerman harus menjadikan kekalahan tersebut sebagai pelajaran untuk berkembang sebagai individu maupun tim.
"Kami harus membawa rasa sakit ini bersama kami agar menjadi lebih baik sebagai pemain dan sebagai tim," kata Fiebich.
"Ini unik, hanya terjadi sekali dalam karier. Saya sangat bersyukur kami bisa menjadi bagian dari ini, bersama tim, staf, organisasi, dan semua yang ada di sekitarnya. Ini salah satu pengalaman paling keren yang pernah saya alami dan akan saya pikirkan dalam waktu lama," ujarnya.
Jerman memburu medali pertama di Piala Dunia FIBA dalam penampilan keduanya sebagai negara bersatu.
Penampilan sebelumnya terjadi pada 1998, ketika Jerman juga menjadi tuan rumah. Jerman Timur pernah finis keempat pada turnamen 1967.
Kekalahan dari Spanyol menjadi yang kedua bagi Jerman di turnamen ini.
Pada laga pembuka, Spanyol mengalahkan tuan rumah dengan selisih 30 poin, kemenangan terbesar Spanyol atas tim Eropa sekaligus kekalahan terberat Jerman di kompetisi tersebut.
Jerman kemudian bangkit dengan mengalahkan Jepang, Mali, Korea Selatan, dan juara Eropa Belgia.
Mereka juga menjadi tim pertama di turnamen yang mampu menahan Prancis di bawah 90 poin sebelum kalah 64-86 pada semifinal.
Pelatih Jerman Olaf Lange menilai perkembangan timnya sepanjang turnamen sangat positif. Ia meminta para pemain melanjutkan proses tersebut menuju EuroBasket tahun depan dan Olimpiade 2028.
Sementara itu, Spanyol sempat mengalami kekalahan mengejutkan dari Mali pada fase grup, tetapi kemudian mengalahkan Jepang untuk memuncaki grup.
Mereka melanjutkan perjalanan dengan menyingkirkan Australia di perempat final sebelum kalah 66-76 dari Amerika Serikat di semifinal.
Amerika Serikat kemudian menghadapi Prancis pada final untuk memburu gelar kelima secara beruntun.
Artikel Tag: fiba, wnba, piala dunia fiba
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/kalahkan-prancis-as-kembali-juarai-piala-dunia-fiba-putri-di-berlin


















































