Kapal Perang Baru Indonesia Akan Ditempatkan di Koarmada II Surabaya

4 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal perang baru TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, akhirnya bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26) pagi, usai berlayar dari dermaga Pangkalan Angkatan Laut La Spezia, Italia.

Setibanya di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmaja turun dari kapal untuk memberikan laporan kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

"Pagi hari ini, kita baru saja menerima kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321 yang berangkat dari La Spezia, Italia, menuju tanah air dalam waktu 44 hari," kata Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dalam konferensi pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan perjalanan KRI Prabu Siliwangi-321 cukup memakan waktu karena mengelilingi Samudra Atlantik hingga Samudra Hindia sebelum tiba di Lampung pada Senin (23/3) dan akhirnya bersandar di Jakarta.

Menurut Ali, KRI Prabu Siliwangi-321 memiliki spesifikasi sama dengan KRI Brawijaya-321 yang juga diproduksi Fincantieri, galangan kapal asal Italia, dan telah ditempatkan di Koarmada II sejak beberapa bulan lalu.

"Kapal ini adalah kapal kedua dari kelas Brawijaya dari Fincantieri, Italia. Kondisi atau status dari kapal ini hampir sama dengan Brawijaya karena satu kelas, satu tipe. Peralatan dan kemampuannya pun sama," jelas Ali.

Ia menuturkan KRI Prabu Siliwangi-321 juga akan ditempatkan di Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul menjelaskan KRI Prabu Siliwangi-321 memulai keberangkatan pertamanya dari Italia menuju Indonesia pada tanggal 11 Februari 2026.

Setelah bertolak dari Italia, kapal ini singgah di berbagai negara, seperti Kerajaan Maroko dan Nigeria. Selama singgah, Komandan KRI beserta sejumlah perwira melaksanakan kunjungan pelabuhan dan kunjungan kehormatan.

"Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang modern sekaligus memperkuat persahabatan dengan negara sahabat," ucap Tunggul, sebagaimana siaran persnya.

Ia mengatakan KRI Prabu Siliwangi-321 yang memiliki ukuran panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter ini telah melaksanakan uji penguatan kemampuan alutsista dan kesiapan tempur sebelum tiba di tanah air.

Kapal perang tersebut dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 127 milimeter, meriam 76 milimeter Strales untuk target udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal untuk serangan udara, rudal Teseo Mk-2E untuk target permukaan, torpedo antikapal selam, hingga senjata otomatis jarak dekat.

TNI AL meyakini kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 mempertegas langkah TNI dalam memperkuat dan memodernisasi sistem senjata armada, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pertahanan dan pengamanan wilayah laut.

"Hal ini mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan berbasis teknologi tinggi, sekaligus menjawab tantangan keamanan maritim pada masa depan," imbuhnya.

(antara/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|