KASBI Ungkap Alasan Tak ke May Day di Monas yang Dihadiri Prabowo

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno membeberkan alasan pihaknya tak mengikuti acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).

Sunarno menyebut langkah itu diambil bukan karena pihaknya membenci pemerintahan. Namun, karena melihat kondisi ketenagakerjaan di Indonesia yang masih buruk hingga saat ini.

"Memang kami sengaja melakukan aksi di gedung DPR, tidak di Monas bersama Presiden. Kami juga diundang, tapi bukan berarti kami apa, membenci pemerintahan dan lain sebagainya," kata Sunarno saat audiensi dengan pimpinan DPR RI di komplek parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (1/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi, dengan situasi yang terjadi saat ini atau kondisi ketenagakerjaan yang ada saat ini masih sangat buruk, artinya kami masih ingin menyuarakan apa yang menjadi aspirasi dari kawan-kawan di grassroot," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Sunarno turut menyampaikan sejumlah tuntutan yang diusung dalam peringatan May Day tahun ini. Pertama, terkait pembuatan UU Ketenagakerjaan baru sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami meminta kepada DPR untuk segera melakukan pembahasan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang pro buruh dengan melibatkan unsur-unsur dari serikat buruh. Karena kalau tidak melibatkan unsur-unsur dari serikat buruh, kami rasa secara substansi pasti tidak akan sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan kaum buruh selama ini," tutur dia.

Kemudian, soal sistem pengupahan di Indonesia. Sunarno meminta pemerintah dan DPR untuk bersinergi dalam menyikapi tentang disparitas upah buruh di Indonesia.

Selanjutnya, Sunarno juga soal sistem outsourcing, kerja kontrak, pemagangan bahkan mungkin harian lepas.

Hal lain yang juga menjadi sorotan soal ratifikasi konvensi ILO 188 tentang pekerja perikanan atau kelautan atau maritim dan ratifikasi konvensi ILO 190 karena di Indonesia belum diratifikasi tentang tindakan kekerasan atau pelecehan di dunia kerja.

"Nah mestinya apa pemerintah kita bisa melakukan ratifikasi itu," ucap Sunarno.

May Day Fiesta yang dihadiri Prabowo di Monas digawangi di antaranya massa aliansi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh yang dipimpin Said Iqbal, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang dipimpin Andi Gani Nena Wea, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) yang dipimpin Elly Rosita Silaban, dan lainnya.

[Gambas:Youtube]

(dis/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|