Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan jika bisa membenahi jalan rusak dengan anggaran terbatas.
"Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain," kata Dedi dalam video yang diunggah di Instagram-nya, dikutip Senin (13/4).
Dedi juga menyampaikan kegiatan pembangunan yang ia lakukan di Jawa Barat tak ada niatan untuk memperbandingkannya dengan pembangunan di daerah lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyadari bahwa setiap daerah memiliki tantangannya masing-masing.
Begitu pula dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah yang berbeda-beda.
"Semoga ke depan daerah-daerah tumbuh kemampuan fiskalnya, sehingga dana bagi hasil bisa mengalir ke daerah penghasil," ucap dia.
Belakangan viral di media sosial pernyataan Krisantus yang menantang Dedi Mulyadi jika bisa membenahi jalan rusak dengan anggaran terbatas.
Ia menyampaikan itu sebagai respons ucapan warga di Sepauk, Kabupaten Sintang yang membandingkan kondisi jalan di Jabar dengan Kalbar.
Krisantus menyatakan akan mencium lutut Dedi Mulyadi jika ia bisa membangun jalan dengan anggaran hanya Rp6 triliun.
Ia menyatakan tidak bisa Kalbar dibandingkan dengan Jabar. Ia menyebut kedua provinsi itu memiliki luas wilayah serta anggaran yang berbeda.
Krisantus menyebut luas Jabar hanya 43 ribu KM2 tapi APBD-nya menyentuh Rp31 triliun, berbanding terbalik dengan Kalbar yang luasnya hingga 171 ribu KM2 dengan APBD sekitar Rp6 triliun.
"Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya," tegas Krisantus saat membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang, Kalbar, Kamis (9/4) seperti dikutip dari detikKalimantan.
(mnf/isn)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
4















































