Ligaolahraga.com -
Liga Olahraga : Pelatih ganda campuran nasional asal Indonesia, Nova Widianto telah mendesak pasangan peringkat 14 dunia Hoo Pang Ron / Cheng Su Yin untuk memanfaatkan peluang mereka dan mengejar gelar Tur Dunia pertama mereka di German Open.
Pang Ron-Su Yin diunggulkan kedua untuk turnamen Super 300, yang berlangsung di Mulheim pada hari Selasa.
Mereka harus dengan nyaman melaju melewati saudara kandung Aljazair Koceila dan Tanina Mammeri, dengan kemungkinan bentrokan semifinal melawan Zhu Yi Jun-Zhang Chi dari Tiongkok atau pasangan baru Indonesia Rehan Naufal-Gloria Emanuelle Widjaja.
Jesper Toft-Amelie Magelund dari Denmark, peringkat 13 dunia, merupakan unggulan teratas.
Nova Widianto yakin memenangkan gelar Tur Dunia perdananya di Jerman bisa menjadi titik balik bagi Pang Ron-Su Yin, yang perlu membangun kembali kepercayaan diri mereka dan naik peringkat.
Pasangan Malaysia itu berjuang keras untuk menemukan kembali performa yang membawa mereka ke final China Masters Super 750 tahun lalu. Musim ini, mereka hanya berhasil satu kali tampil di perempat final — dari tiga ajang World Tour — di Indonesia Masters.
Pada Kejuaraan Beregu Campuran Asia, mereka gagal mengamankan satu poin pun dari dua pertandingannya.
"Kami ingin melihat Pang Ron-Su Yin mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dengan penampilan yang kuat di German Open," kata Nova Widianto .
Fokus mereka adalah menembus delapan besar dunia secepat mungkin. Dengan begitu banyak kemitraan yang berganti di World Tour, mereka memiliki peluang bagus untuk naik peringkat, tetapi mereka harus memanfaatkan peluang ini.
"German Open menghadirkan peluang besar. Sebagai unggulan kedua, dengan jumlah pasangan mapan yang lebih sedikit, mereka memiliki keuntungan yang jelas dan harus menargetkan gelar."
Namun, Nova Widianto mengingatkan agar tidak berpuas diri atau merasa terbebani oleh ekspektasi. Ia yakin duo tersebut memiliki kemampuan untuk memenangkan gelar Tur Dunia tetapi harus mengelola emosi mereka sambil mempertahankan ambisi mereka.
"Tahun lalu kami melihat Pang Ron-Su Yin memainkan permainan bulu tangkis terbaik mereka sebagai underdog. Mereka menikmati permainan mereka, dan hasilnya pun memuaskan," katanya.
"Namun sejak naik peringkat, mereka merasakan tekanan untuk tampil maksimal, menyadari potensi mereka. Tekanan itu menyebabkan inkonsistensi."
"Saya sudah mengingatkan mereka bahwa mereka adalah pemain papan atas, tetapi mereka harus meniru pendekatan mereka sebelumnya dan fokus pada kinerja daripada hasil. Jika mereka bermain sebaik mungkin, hasilnya akan terlihat dengan sendirinya."
Artikel Tag: Nova Widianto, Hoo Pang Ron, Cheng Su Yin, German Open 2025
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/nova-widianto-desak-pang-ronsu-yin-segera-akhiri-paceklik-gelar