Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mewajibkan siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat untuk belajar membaca Alquran di masjid.
Kebijakan itu dirilis guna mencegah dan menekan kenakalan remaja di daerah Pangkalpinang.
"Siswa-siswi SMP dan sederajat ini wajib berada di masjid untuk belajar bahasa Arab dan membaca Al Quran," kata Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin mengutip Antara, Minggu (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, program pembinaan keagamaan dan belajar membaca Alquran bagi siswa-siswi SMP dan sederajat difokuskan di masjid-masjid se-Kota Pangkalpinang, guna membentuk generasi berkarakter, berakhlak dan beradab untuk dapat mencegah kenakalan remaja di daerah ini.
"Para siswa ini belajar mengaji dan bahasa Arab dimulai selepas magrib sampai selesai isya di masjid, sehingga mereka bisa terhindar dari hal-hal yang negatif," ujarnya.
Menurut dia, dengan adanya program ini tidak hanya membentuk siswa berkarakter, tetapi juga sebagai upaya pemerintah kota dalam meramaikan masjid-masjid di Kota Pangkalpinang ini.
"Mudah-mudahan program ini dimulai diefektifkan pada awal 2027, sehingga dapat mengurangi aktivitas anak-anak di luar rumah yang tidak bermanfaat dan kenakalan remaja di daerah ini," katanya.
Ia berharap, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Alquran (LPPTKA) DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang mendukung program ini, agar anak-anak ini terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif.
"Para santri yang diwisuda hari ini belum selesai belajar membaca Alquran-nya dan mereka akan melanjutkan belajar bahasa Arab dan mengaji menjelang magrib hingga isya di masjid," katanya.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
5















































