Polisi Bongkar Markas Judi Online Kamboja di Medan, 19 Orang Ditangkap

5 hours ago 2

Medan, CNN Indonesia --

Direktorat Reserse Siber Polda Sumut membongkar praktik judi online jaringan Kamboja yang beroperasi dari sebuah apartemen di Jalan Palang Merah, Kota Medan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi meringkus 19 tersangka dari dua tempat kejadian perkara (TKP) utama.

Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Pol Bayu Wicaksono mengatakan pengungkapan tersebut dibagi dalam dua perkara berdasarkan laporan polisi yang telah ditangani penyidik.

Dari hasil pengembangan, para tersangka diketahui menjalankan aktivitas promosi dan operasional judi online dari beberapa kamar di apartemen yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu kami sampaikan, pengungkapan perkara ini kami bagi menjadi dua perkara. Dari pengungkapan ini, total ada 19 tersangka yang telah diamankan dan dilakukan penahanan," kata Bayu di Polda Sumut, Kamis (26/3).

Dia menyebutkan pada lokasi pertama, yakni di Kamar 705 Apartemen Royal Mediterania, polisi meringkus 8 tersangka. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari leader, pengecekan OTP dan link, telemarketing, hingga operator konten atau endorse.

"Tersangka berinisial TL memiliki peran paling dominan di lokasi pertama. TL ini memiliki peran yang lebih tinggi dibandingkan 7 orang lainnya. Jadi, di TKP pertama ini, leader-nya adalah saudara TL," ujarnya.

Sementara pada TKP kedua, yakni di Kamar 601 dan Kamar 1005, polisi meringkus 11 tersangka. Dari hasil penyidikan, peran utama di lokasi ini dipegang tersangka berinisial BH, yang disebut sebagai leader atau pengawas sekaligus pihak yang melakukan perekrutan terhadap pelaku lainnya.

"Dari dua TKP ini, leader-nya sama dan sudah mengakui bahwa selain sebagai leader, dia juga melakukan perekrutan pelaku lainnya, yakni inisial BH," ujar Bayu.

Kegiatan tersebut telah berjalan kurang lebih dua tahun. Meski aktivitas para tersangka cukup tertutup dan menggunakan dukungan teknologi untuk mengaburkan aktivitasnya, polisi akhirnya berhasil mengungkap jaringan tersebut berkat informasi masyarakat dan penyelidikan intensif.

"Pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan relasi dengan jaringan luar negeri maupun pihak lain yang diduga turut mendukung operasional perjudian online tersebut," jelasnya.

(fnr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|