Teofimo Lopez Kritik Ayahnya Usai Kalah dari Shakur Stevenson

5 hours ago 11

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Teofimo Lopez mengungkap kekecewaannya terhadap sang ayah, Teofimo Lopez Sr, yang juga berperan sebagai pelatih saat menghadapi Shakur Stevenson pada Januari lalu.

Dalam pertarungan tersebut, Lopez kalah melalui keputusan mutlak setelah kesulitan mengimbangi permainan Stevenson. Kekalahan itu membuat Lopez kehilangan gelar WBO kelas welter junior sekaligus gagal mempertahankan statusnya sebagai juara dunia.

Kini, Lopez bersiap memulai perjalanan baru di kelas welter. Petinju berusia 29 tahun tersebut dijadwalkan menghadapi juara WBA, Rolando Romero, di T Mobile Arena, Las Vegas.

Meski menganggap perpindahan kelas sebagai langkah yang diperlukan, Lopez tidak memilih mengganti ayahnya sebagai pelatih utama. Namun, ia tetap memberikan kritik terhadap cara Lopez Sr menangani pertarungan melawan Stevenson.

Menurut Lopez, masalah terbesar terjadi ketika dirinya membutuhkan arahan taktis di antara ronde. Alih alih memberikan solusi untuk menghadapi Stevenson, ia merasa sang ayah justru lebih banyak menyoroti kekurangannya.

“Setiap anak tentu ingin membuat ayahnya bangga. Ketika ayah berada di momen itu, saat kamu terluka dan lawan dibiarkan melakukan banyak hal, tetapi pelatih tidak memberikan instruksi, mereka hanya menjatuhkanmu dengan mengatakan, ‘Di mana kekuatanmu? Di mana ini? Kamu akan membenci dirimu sendiri,’ semua jalan akhirnya mengarah pada kekalahan,” ujar Lopez.

Komentar tersebut menunjukkan rasa frustrasi Lopez terhadap situasi di sudut ring. Ia merasa membutuhkan instruksi yang lebih konkret untuk mengubah jalannya pertandingan, terutama ketika Stevenson mulai mengendalikan tempo dan jarak pertarungan.

Kekalahan dari Stevenson menjadi titik penting dalam karier Lopez. Setelah sebelumnya merebut gelar dunia di kelas ringan dan kelas welter junior, ia kini berharap dapat kembali ke jalur kemenangan di divisi welter.

Pertarungan melawan Romero akan menjadi ujian pertama Lopez di kelas 147 pound. Selain mengejar gelar dunia di divisi ketiga, Lopez juga harus membuktikan bahwa perubahan kelas dan evaluasi terhadap timnya mampu menghasilkan performa yang lebih baik.

Perhatian pun akan tertuju pada sudut ring Teofimo Lopez. Dengan kritik yang telah disampaikannya, peran Teofimo Lopez Sr dan strategi yang diberikan sepanjang pertarungan akan menjadi salah satu faktor menarik dalam upaya Lopez bangkit dari kekalahan.

Artikel Tag: wbo, wba, kelas welter junior, kelas welter, teofimo lopez, shakur stevenson, rolando romero

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/teofimo-lopez-kritik-ayahnya-usai-kalah-dari-shakur-stevenson

Read Entire Article
International | Politik|