Teofimo Lopez Prediksi Ryan Garcia vs Benn, Soroti Masalah Berat Badan

5 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju - Pertarungan Ryan Garcia dan Conor Benn menjadi salah satu duel kelas welter yang paling dinantikan. Garcia akan mempertahankan gelar WBC miliknya ketika berhadapan dengan Benn pada 12 September mendatang.

Teofimo Lopez turut memberikan pandangannya mengenai pertarungan tersebut. Juara dunia dua divisi itu saat ini sedang bersiap menjalani debut di kelas welter dengan menghadapi pemegang gelar WBA, Rolando Romero.

Lopez sebelumnya kehilangan gelar WBO kelas welter junior setelah dikalahkan Shakur Stevenson pada Januari. Setelah kekalahan tersebut, ia mengumumkan rencana naik ke kelas welter dan berharap bisa mendapatkan pertarungan besar berikutnya.

Jika berhasil mengalahkan Romero, Lopez berpeluang membidik pemenang duel Garcia vs Benn. Karena itu, ia memiliki kepentingan tersendiri terhadap hasil pertarungan tersebut.

Meski awalnya melihat Benn sebagai ancaman serius bagi Garcia, Lopez akhirnya lebih memilih Garcia untuk menang.

“Saya pikir Conor Benn punya peluang besar untuk menang dan membuat kejutan. Dia menginginkannya lebih besar. Mungkin dari sisi kemampuan dia tidak lebih baik, tetapi lihat apa yang terjadi pada Rolly. Dia menginginkannya lebih besar dan berhasil mengalahkan Ryan Garcia,” kata Lopez kepada Fight Hub TV.

Menurut Lopez, pengalaman Benn dalam pertarungan keras juga bisa menjadi faktor penting. Ia menilai petinju asal Inggris tersebut telah menjalani sejumlah pertarungan yang lebih menguras fisik dibandingkan Garcia.

“Benn sudah menjalani lebih banyak pertarungan keras dan lebih banyak pertarungan berat,” ujar Lopez.

Namun, ada satu hal yang membuat Lopez mengubah pilihannya. Benn sebelumnya mengungkapkan bahwa pertarungan melawan Garcia kemungkinan menjadi penampilan terakhirnya di kelas welter karena kesulitan mempertahankan berat badan 147 pound.

“Yang membuat saya ragu adalah ketika dia mengatakan ini akan menjadi pertarungan terakhirnya di 147 pound. Jadi, saya harus memilih Ryan,” kata Lopez.

Pernyataan Benn tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan gelar WBC apabila ia berhasil mengalahkan Garcia tetapi kemudian meninggalkan kelas welter.

“Kalau begitu, bagaimana dengan gelar WBC? Apakah gelarnya menjadi kosong? Saya harus berbicara dengan Mauricio Sulaiman dan melihat bagaimana kami bisa mengaturnya. Prosesnya hanya akan menjadi lebih panjang,” tambah Lopez.

Ryan Garcia dan Conor Benn dijadwalkan bertemu pada Sabtu, 12 September. Selain mempertahankan gelarnya, Garcia memiliki kesempatan mempertegas statusnya sebagai salah satu nama terbesar di kelas welter, sementara Benn berusaha membuktikan bahwa kesulitan menurunkan berat badan tidak akan menghalangi ambisinya merebut gelar dunia.

Artikel Tag: wba, wbc, kelas welter junior, kelas welter, teofimo lopez, ryan garcia, conor benn, rolando romero

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/teofimo-lopez-prediksi-ryan-garcia-vs-benn-soroti-masalah-berat-badan

Read Entire Article
International | Politik|