Transportasi DKI Nomor 17 Dunia, Pramono Ajak Menteri-Kapolri Naik Tj

1 hour ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan penyelenggaraan sektor transportasi di ibu kota RI itu menduduki peringkat ke-17 dunia.

Oleh karena itu, Pramono mengajak kepada Kapolri hingga menteri-menteri agar mau pula naik transportasi umum, terutama Transjakarta.

Hal itu disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Program Percontohan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu bagi Perempuan dan Anak di Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bapak-Ibu Menteri, Pak Kapolri, Kepala LPSK, Jakarta sekarang ini menjadi kota dengan nomor 71 dari 156 kota dunia. Dan Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di ASEAN setelah Singapura. Jakarta sekarang ini transportasinya sudah menjadi nomor 17 di dunia," kata Pramono seperti dikutip dari detik.com.

Pramono mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu alasan Jakarta terus berbenah menuju kota global.

Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta saat ini terus mengembangkan layanan transportasi publik yang terintegrasi.

Oleh karena itu, dia pun tak segan-segan mengajak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah menteri yang hadir untuk menggunakan transportasi umum di Jakarta.

Beberapa menteri atau kepala lembaga yang hadir di antaranya Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Wakil Menteri PPPA Veronika Tan, hingga Ketua LPSK Achmadi.

"Jadi saya dalam kesempatan ini, Pak Kapolri dan jajaran Bapak-Ibu Menteri, kami ingin mengundang Bapak-Ibu sekalian yang belum pernah naik Transjakarta, Transjabodetabek, harus dicoba dan tidak kalah dengan negara-negara besar di mana pun," ujarnya.

Pramono menerangkan tingkat konektivitas transportasi di Jakarta saat ini telah mencapai 90 persen lebih. Selain itu dia pun menegaskan soal komitmen perlindungan bagi perempuan dan anak, terutama di transportasi umum.

"Karena itulah menjadi tekad kami termasuk di dalamnya adalah memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak. Dan sekarang ini kami sedang mengembangkan semua transportasi di Jakarta yang konektivitasnya sudah 93 persen, tetapi baru termanfaatkan secara terus-menerus hampir 28 persen. Maka kami ingin tingkatkan di atas 30 persen," ucapnya.

Pramono juga menyinggung pengembangan layanan Transjabodetabek yang kini semakin menjangkau wilayah penyangga Jakarta. Menurutnya, tarif yang terjangkau menjadi salah satu daya tarik transportasi publik tersebut.

"Bahkan sekarang ini sudah ada 14 Transjabodetabek, dari Bogor ke Blok M itu hanya Rp 3.500. Dari Blok M ke Soekarno-Hatta juga hanya Rp 3.500, sampai dengan Blok M-PIK 2 juga Rp 3.500 dan seterusnya," katanya.

Politikus senior PDIP itu menilai peningkatan jaringan dan konektivitas membuat jumlah pengguna transportasi umum di Jakarta terus bertambah. Meski demikian, Pemprov DKI juga berupaya memastikan seluruh layanan transportasi ramah bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

"Tetapi kami menggarisbawahi bahwa semua fasilitas itu harus ramah anak, ramah perempuan, dan ramah disabilitas," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan Pemprov DKI telah menggratiskan layanan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan warga lanjut usia.

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Politik|