Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Ryan Garcia baru saja mempertahankan gelar WBCkelas welter setelah menghentikan Conor Benn pada ronde kedua di T Mobile Arena, Las Vegas.
Namun, kemenangan tersebut tidak membuat Garcia berniat menunggu lama untuk kembali bertanding. Perhatiannya kini mulai tertuju pada rencana pertarungan berikutnya sebelum menghadapi juara WBA kelas welter, Teofimo Lopez.
Duel Garcia dan Lopez berpotensi berlangsung pada akhir pekan Cinco de Mayo pada Mei 2027. Karena masih memiliki waktu beberapa bulan sebelum pertarungan tersebut, Garcia ingin tetap aktif dengan menjalani satu pertandingan lebih dulu.
Dalam wawancara dengan The Ariel Helwani Show, Garcia mengungkapkan keinginannya untuk kembali bertarung pada Desember atau Januari. Salah satu nama yang ia sebut adalah Isaac Cruz, mantan juara dunia kelas welter ringan.
“Saya ingin naik ring pada Desember atau Januari. Ada banyak petinju di luar sana. Ada Pitbull (Isaac) Cruz, saya tidak keberatan bertarung dengannya,” ujar Garcia.
Garcia tidak ingin menyebut pertarungan tersebut sebagai laga pemanasan biasa. Ia justru ingin menghadapi lawan yang tetap dapat memberikan tantangan sebelum memasuki pertarungan besar berikutnya.
“Saya tidak ingin menyebutnya sebagai laga pemanasan, tetapi saya juga tidak ingin terkena kejutan. Saya tidak mau menunggu sampai Mei untuk bertarung. Mengapa harus menunggu sampai Mei? Saya tidak mengalami memar atau terkena pukulan di kepala, jadi mengapa saya tidak bisa bertarung?” lanjutnya.
Cruz sendiri merupakan mantan juara WBA kelas welter ringan. Ia merebut gelar tersebut setelah menghentikan Rolando Romero pada 2024, tetapi kehilangan sabuk dalam pertahanan pertamanya setelah kalah melalui keputusan terbelah dari Jose Valenzuela.
Cruz kemudian kembali bangkit dan meraih status juara interim WBC di kelas welter ringan. Namun, langkah berikutnya belum bisa dipastikan karena ia dijadwalkan menghadapi Nestor Bravo dalam pertarungan perebutan gelar interim tersebut.
Selain Cruz, Garcia juga menyebut Angel Fierro sebagai nama lain yang terbuka untuk dihadapi. Fierro bahkan sempat menjadi rekan tanding Garcia dalam persiapannya menghadapi Benn.
Bagi Garcia, pertarungan pada akhir tahun atau awal 2027 akan membuatnya tetap aktif sebelum memasuki agenda yang lebih besar. Target utamanya tetap duel melawan Lopez, yang berpotensi menjadi pertarungan unifikasi gelar kelas welter.
Dengan kemenangan atas Benn sebagai modal, Ryan Garcia kini memiliki kesempatan membangun momentum sebelum menghadapi tantangan berikutnya di kelas 147 pound.
Artikel Tag: wba, wbc, kelas welter, teofimo lopez, ryan garcia, conor benn, isaac cruz
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/usai-taklukkan-conor-benn-ryan-garcia-bidik-duel-dengan-isaac-cruz


















































