- PERISTIWA
- KRIMINAL
Mantan publik figur itu kini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Kalteng sebagai tersangka dalam kasus penipuan konser.
Rabu, 30 Okt 2024 17:35:28
Tersangka kasus penipuan konser di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah(Kalteng) Arick Permana yang mengakibatkan korbannya mengalami kerugian ratusan juta rupiah terancam penjara lima tahun.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan bahwa Arick Pramana yang juga merupakan mantan publik figur itu kini sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolda Kalteng sebagai tersangka dalam kasus penipuan konser.
"Untuk pasal yang disangkakan Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik jo Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 378 KUHP," kata Erlan di Palangka Raya, Rabu (30/10), demikian dikutip Antara.
Dia menuturkan, bahwa tersangka yang dulunya merupakan publik figur ini melakukan aksinya pada Mei 2023 silam dengan membuat akun instagram dengan nama @warawirifestkalteng.
Dalam akun instagram tersebut, tersangka kemudian membuat informasi tentang adanya konser musik dengan artis Tulus dan NDX AKA yang merupakan penyanyi dari Jakarta, yang akan dilaksanakan pada Desember 2023.
"Dari informasi tersebut, banyak masyarakat dari dalam Kota Palangka Raya maupun luar Kota Palangka Raya yang tertarik dan membeli tiket konser musik tersebut," ucapnya.
Erlan menambahkan, hasilnya sebanyak 715 tiket yang terjual dengan nilai Rp215 juta. Namun seiring berjalannya waktu, mantan pesinetron Ikatan Cinta itu menggunakan akun @warawirifestkalteng tersebut membatalkan secara sepihak konser musik pada Oktober 2023.
"Hal ini membuat masyarakat yang menjadi korbannya geram dan melaporkan peristiwa itu ke Polda Kalteng," katanya.
Erlan melanjutkan, dari kerugian tersebut, tersangka sempat mengembalikan uang pembelian tiket kepada sejumlah korban.
Dari total tiket sebanyak 715, sebanyak 157 orang telah dikembalikan uangnya dengan nominal mencapai Rp90 juta, sementara 207 orang lainnya sebesar Rp108 juta tidak dikembalikan oleh tersangka.
"Berdasarkan keterangan tersangka, uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi," demikian Erlan.
Artikel ini ditulis oleh
Editor Muhamad Agil Aliansyah
M
Reporter
- Muhamad Agil Aliansyah
Pria asal Pamulang, Tangerang Selatan, MFR (24) dijemput polisi karena diduga melakukan penipuan dengan modus menjual tiket konser Coldplay.
Kasus Penipuan Tiket Konser Coldplay juga terjadi di Yogyakarta, Ini Pelaku dan Modusnya
RE mendapatkan keuntungan Rp50 juta dari para korbannya. Modusnya dia mengaku punya EO.
Pengakuan Ghisca Debora, Sudah Refund Beberapa Tiket Konser Coldplay ke Para Korban
Ghisca Debora Aritonang mengaku telah me-refund uang tiket para korban yang ditipunya.
Influencer Batam Ditipu Rp500 Juta Saat Pesan Tiket Konser Coldplay, Pelaku Diduga Jaringan Gischa
Rijki berharap polisi segera mengusut tuntas kasus penipuan yang dialaminya secara cepat dan transparan.
Modus membuka jastip pembelian tiket konser berjumlah 19 orang. Dengan kerugian total para korban lebih Rp94 juta.
Kiprah Ghisca Debora Penipu Tiket Coldplay, Sudah Jadi Calo Sejak 2022
Dengan pengalamannya, kata Chandra, Ghisca mengambil keuntungan sebesar Rp250 ribu dari harga tiket normal.
VIDEO: Polisi Bongkar Aliran Duit Miliaran Ghisca Penipu Tiket Coldplay, Dikirim ke Belanda?
Ghisca dijerat dengan pasal 378 tentang penipuan dan pasal 372 tentang penggelapan dengan masing-masing ancaman hukuman 4 tahun penjara
Blak-blakan Pengakuan Ghisca Debora Aritonang Dapat Uang Miliaran dari Hasil Penipuan Tiket Coldplay
Sejumlah barang bukti yang ditampilkan oleh kepolisian di antaranya beberapa tas merek Hermes, sandal merek Hermes, hingga macbook silver.
Ardiansyah (26) mengatakan dia mencari informasi melalui akun grup Facebook bernama "Info Tiket Timnas Indonesia (Ultras Garuda)" yang berisi 5.000 anggota.